PULANG PISAU – Bupati Pulang Pisau (Pulpis), H Ahmad Rifa’i secara resmi membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Penguatan Sumber Daya Manusia Teknis Penyelenggaraan Pengarusutamaan Gender (PUG) Pulpis.
Kegiatan rakor tersebut dilaksanakan di Ballroom Hotel Alltrue Palangka Raya, Kamis (18/6/2026).
Dalam arahannya, Bupati Pulpis, H Ahmad Rifa’i mengungkapkan, bahwa rakor Penguatan Sumber Daya Manusia Teknis Penyelenggaraan PUG Pulpis ini, merupakan momentum krusial untuk menyatukan langkah, persepsi dan komitmen bersama dalam mewujudkan pembangunan daerah yang inklusif, adil dan setara.
“Pengurutamaan Gender, merupakan strategi dasar yang harus diintegrasikan ke dalam seluruh siklus pembangunan di Bumi Handep Hapakat yang kita cintai ini,” ucap H Ahmad Rifa’i.
Bupati menegaskan, kepada seluruh Kepala Perangkat Daerah, bahwa komitmen PUG tidak akan berjalan optimal tanpa adanya aksi nyata dalam aspek anggaran.
Oleh karena itu, tegas Bupati penerapan Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender (PPRG) wajib dioptimalkan.
“Setiap dinas harus mampu menyusun Gender Analysis Pathway (GAP) dan Gender Budget Statement (GBS) dengan tajam,” tegasnya.
Ia menyebutnya, bahwa anggaran yang dimiliki harus mampu menjawab kebutuhan riil yang berbeda antara laki-laki, perempuan, anak-anak, lansia dan penyandang disabilitas.
“Gender responsif bukan berarti membagi anggaran sama rata 50 : 50. Melainkan mengalokasikan sumber daya secara adil guna menyelesaikan kesenjangan yang ada di lapangan,” ungkapnya.
Ia menuturkan, bahwa penerapan PPRG yang tepat sasaran harus langsung diinterversikan ke dalam isu-isu strategis Kabupaten Pulpis saat ini, diantaranya lain percepatan pencegahan dan penurunan stunting.
“Perempuan, khususnya ibu hamil dan menyusui, memegang peran sentral dalam intervensi gizi. Program penurunan stunting kita harus didukung oleh penganggaran responsif gender, mulai dari pemenuhan gizi, edukasi pengasuhan, hingga akses air bersih yang ramah keluarga,” pungkasnya. (ung/abe)



