KASONGAN – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Katingan menggelar Jalan Sehat Disertai Aksi Pungut Sampah, Rabu (17/6/2026) pagi.
Kegiatan tersebut dirangkai dengan penukaran sampah bernilai ekonomis dengan sembako serta pengundian kupon doorprize.
Start dan Finish di Halaman Kantor DLH Katingan, peserta jalan sehat dilepas keberangkatannya oleh Sekda Katingan Dr. Ir. Christian Rain, MT.
Ikut pula mendamping, Kepala DLH Katingan Yobie Sandra S.STP, MA, Inspektur Kabupaten Katingan Drs. Deddy Ferras, M.Si, CGCAE, Kasdim 1019/Ktg Mayor Inf Slamet Dyanur dan pejabat lainnya.
Meski di tengah berbagai kesibukannya, Bupati Katingan Saiful, S.Pd, M.Si juga menyempatkan diri hadir, setelah para peserta jalan sehat tiba.
Dalam kesempatan itu, Bupati dan pejabat lainnya menyerahkan piagam penghargaan kepada sejumlah perusahaan yang ikut berkontribusi bagi pembangunan di Kabupaten Katingan.
Kepala DLH Katingan Yobie Sandra S.STP, MA melaporkan bahwa kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada tanggal 5 Juni Tahun 2026.
“Dua kegiatan yang kita laksanakan, yakni Jalan Sehat sekaligus aksi pungut sampah di sepanjang jalan yang dilalui. Kedua, penukaran sampah dengan sembako,” terangnya.
Menurut dia tujuan kegiatan ini lebih kepada upaya mengedukasi masyarakat, sehingga banyak melibatkan siswa Sekolah Adiwiyata binaan.
“Kita ingin menanamkan budaya peduli lingkungan, yakni dengan tidak membuang sampah sembarangan. Kemudian, bagaimana mengelola sampah itu guna membantu pemerintah,” ujarnya.
Dia mengungkapkan, bahwa pengelolaan sampah bukan hanya tanggung jawab satu dinas saja, ini tidak mungkin hanya dilakukan pemerintah sendiri, perlu kerja sama semua pihak.
“Terutama adalah masyarakat, ikut berpartisipasi terkait pengelolaan sampah dan lingkungan,” kata Yobie.
Saat menyampaikan sambutan, Bupati atas nama Pemerintah Kabupaten Katingan sangat menyambut baik dan memberikan dukungan penuh dengan terlaksananya kegiatan ini.
Dalam kesempatan itu, dia mengajak semua untuk mengambil langkah nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan.
“Diantaranya, dengan mengurangi penggunaan plastik dan sampah sekali pakai serta mendorong setiap rumah tangga dan kawasan publik untuk memilah sampah sejak dari sumbernya. Meningkatkan kesadaran dan budaya hidup bersih dan lestari, melalui kegiatan rutin yang menanamkan nilai gotong royong, kebersihan lingkungan dan kepedulian terhadap dampak perubahan iklim,” ucap Saiful.
Bupati juga mendorong pemanfaatan sampah secara produktif dan ekonomis sirkular. Termasuk melalui bank sampah atau inisiatif lokal lainnya, serta menerapkan prinsip 3r (reduce, reuse, recycle) untuk mengurangi pencemaran dan limbah.
Kemudian, melaksanakan penanaman pohon secara masif, untuk ketahanan iklim, memperkuat menjaga ketersediaan air, mengurangi banjir, memulihkan ekosistem dan menyerap karbon.
Selain itu, lanjutnya, memperkuat pengelolaan lingkungan, dengan memastikan sampah dan limbah dikelola aman, pencemaran dikurangi dan kawasan hijau serta ekosistem dilindungi.
“Ingatlah, bahwa menjaga lingkungan bukan lagi sekadar pilihan atau kegiatan seremonial semata. Ini adalah tanggung jawab kita bersama, untuk menjamin masa depan yang layak bagi generasi penerus bangsa kita,” tuturnya. (ndi)



