Sepakat! Beasiswa Tabe Berkah Dicairkan Mei

PERTEMUAN: Plt Kadisdik, M. Reza Prabowo saat melakukan pertemuan bersama Dirut Bank Kalteng, Marzuki, Rabu (3/4/2024). FOTO: IST

PALANGKA RAYA-Tidak lama lagi para mahasiswa penerima tabungan beasiswa (Tabe) Berkah akan menerima bantuan pendidikan tersebut.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Kalteng, M. Reza Prabowo, membenarkan hal tersebut usai melakukan pertemuan dengan Direktur Utama (Dirut) Bank Kalteng, Marzuki, Rabu (3/4/2024).

Reza menyampaikan, rasa terima kasihnya karena Bank Kalteng telah mencetak 2.500 kartu ATM untuk penyaluran beasiswa Tabe Berkah. Dimana diketahui, untuk alokasi anggaran strata 1 ada kemungkinan Kalteng paling tinggi se-Indonesia dengan total Rp 153 miliar.

“Kartu ATM ini, khusus untuk penerima Tabe, menjadi tanda penghargaan dari Gubernur Kalteng, H. Sugianto Sabran, di mana kartu ini limited edition cuma penerima Tabe yang menerima ini,” ujarnya.

Dikatakannya, optimisme mengenai peningkatan potensi program beasiswa di masa depan, bergantung pada dukungan berkelanjutan dari pemprov dan peningkatan pendapatan dari anggaran daerah.

“Insyaallah mungkin kalau memang dievaluasi dan ini berjalan dengan baik dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kalteng serta pendapatan asli daerah (PAD) terus meningkat, dari Rp 7,5 juta ini ditingkatkan lebih besar lagi, mudah-mudahan bisa ditahap keduanya atau tahap ketiganya,” ucapnya.

Sementara itu, Dirut PT Bank Kalteng, Marzuki, menyoroti fleksibilitas kartu ATM tersebut, bahwa kompatibilitasnya dengan jaringan nasional GPN, memastikan aksesibilitas di berbagai merchant di luar layanan Bank Kalteng.

“Untuk kartu ini, sama seperti kartu ATM yang lain seperti Taheta yang kita miliki, didukung oleh GPN. Jadi sudah izin dari Bank Indonesia, ini bisa digunakan di semua merchant yang terdaftar GPN, jadi mau edisinya ada di konter ataupun di ATM Bank manapun kalau ada tulisan GPN berarti bisa dipakai, jadi tidak hanya bisa di Bank Kalteng saja,” tukasnya.

Ia menerangkan, dengan tantangan logistik yang diatasi melalui koordinasi efisien bank, partai awal 2.500 kartu dengan cepat diangkut dari Jakarta ke Palangka Raya, dengan rencana untuk 6.000 kartu tambahan dalam proses. Namun, karena proses personalisasi yang teliti, distribusi selanjutnya akan dilakukan bertahap, dengan pencetakan dan pengiriman lebih lanjut dijadwalkan setelah perayaan Idul Fitri.

“Untuk pencetakan tahap kedua akan dilanjutkan setelah lebaran, Khusus di Palangka Raya pengambilan bisa di cabang utama, untuk di kabupaten lain mungkin nanti akan ke cabang terdekatnya,” jelasnya.

Ia berharap, kolaborasi antara pemprov dan Bank Kalteng dalam program beasiswa Tabe Berkah ini dapat mencerminkan komitmen bersama dalam meningkatkan akses pendidikan dan memberdayakan mahasiswa di Kalteng.

“Dengan harapan ini, generasi muda Kalteng dapat menggapai mimpi-mimpi mereka melalui pendidikan yang terjangkau dan berkualitas,” tandasnya.

Sementara dalam pertemuan mahasiswa penerima beasiswa Plt Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Reza Prabowo, Kamis (4/4/2024), Reza Prabowo menuturkan, pihaknya telah bersepakat bahwa pencairan selambat-lambatnya di tanggal 31 Mei 2024.
“Hari ini perwakilan mahasiswa penerima beasiswa dan bukan penerima beasiswa tabe hadir untuk mempertanyakan proses pencairan tahap 1. Kami telah bersepakat bahwa pencairan selambat-lambatnya di tanggal 31 Mei 2024,” ucap Kepala Plt Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Reza Prabowo.
Menurutnya, Gubernur Kalimantan Tengah, H Sugianto Sabran juga menginginkan pencairan dana beasiswa tersebut dapat lebih cepat dan peluncuran bertepatan dalam rangka Hari Pendidikan Nasional.
“Kami mengundang diskusi publik antara seluruh rektor, dosen terutama mahasiswa penerima beasiswa tabe di bundaran untuk bersama-sama berdiskusi terkait pembangunan,” ucapnya.
Terkait pencairan beasiswa tabe, pihaknya mengatakan akan dibagi dalam tiga tahap yaitu di awal, pertengahan, dan akhir tahun 2024 untuk mahasiwa penerima beasiswa tabe dengan rincian 2.500 di setiap tahap penerima beasiswa sebanyak 13.113 mahasiswa. Untuk jadwal lengkap, pihaknya akan mengumumkan nanti.
“Terkendala cetak kartu yang banyak dan ekslusif serta perlu izin dari Bank Indonesia. Cetak kartu hingga saat ini masih proses,” ungkapnya.
Sementara itu, Plt Direktur Utama Bank Kalteng, Marzuki menambahkan saat ini kartu yang dicetak sudah sebanyak 6000 kartu dan sudah dikirim bertahap sebanyak 2500 kartu. Jelasnya, percetakan masih berlanjut dan mungkin akan selesai dalam 12 hari kerja dan proses pengiriman ke Palangaraya ditambah 2 hari kerja.
“Kami menunggu arahan dari Disdik untuk penyaluran. Estimasi 1 Mei kami sudah mencetak 20.000 kartu sesuai kuota tersedia,” tandasnya. (ifa/jef/kpg/cen)