HUT Palangka Raya Digelar Meriah Tanpa APBD

HUT Palangka
Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin ngopi sore bersama media dan insan pers, Sabtu (13/6/2026). Foto: IFA/Kalteng Oke

PALANGKA RAYA – Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya memastikan peringatan dua momentum penting, yakni Hari Ulang Tahun (HUT) Pemerintah Kota pada 17 Juni 2026 dan HUT Kota Palangka Raya pada 17 Juli 2026, tetap akan digelar secara meriah, meski tanpa alokasi anggaran khusus dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin menegaskan, bahwa ketiadaan pos anggaran khusus tidak menjadi alasan untuk meniadakan rangkaian kegiatan yang biasanya mewarnai peringatan hari jadi daerah tersebut.

Menurutnya, pelaksanaan kegiatan tahun ini akan lebih menekankan pada pola kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah, pelaku usaha, komunitas, hingga UMKM yang ada di daerah.

“Tidak ada anggaran khusus untuk HUT pemerintah kota maupun HUT kota tahun ini. Namun kegiatan tetap bisa dilaksanakan melalui kerja sama berbagai pihak,” ujarnya, Sabtu (13/6/2026).

Sejumlah agenda telah disiapkan untuk memeriahkan perayaan tersebut, di antaranya kegiatan sosial seperti sunatan massal, aneka lomba bagi aparatur sipil negara, kegiatan olahraga, hingga sepeda santai yang melibatkan masyarakat.

Selain itu, rangkaian acara juga akan diisi dengan Palangka Raya Fair sebagai wadah promosi produk unggulan daerah serta UMKM lokal. Acara tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui peningkatan akses pasar.

Pemerintah, juga merencanakan konser amal yang tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga kegiatan lelang produk kerajinan. Hasil dari lelang tersebut nantinya akan dialokasikan untuk mendukung sektor pendidikan, kesehatan serta kegiatan sosial kemasyarakatan.

Fairid menambahkan, konsep pelibatan berbagai pihak ini menunjukkan, bahwa keterbatasan anggaran bukan penghalang untuk menghadirkan kegiatan yang bermanfaat.

“Semangat kebersamaan menjadi kunci agar seluruh rangkaian tetap berjalan dan memberi dampak positif bagi masyarakat,” katanya.

Dengan konsep berbasis kolaborasi tersebut, peringatan HUT tahun ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga momentum penguatan solidaritas sosial dan pengembangan ekonomi lokal di Palangka Raya. (ifa/abe)