Gereja Paroki Maria Bunda Karmel Kasongan Diresmikan

Gereja
Bupati Katingan Saiful, S.Pd, M.Si saat menghadiri acara Pemberkatan dan Peresmian Gereja Paroki Maria Bunda Karmel Kasongan–Katingan Keuskupan Palangka Raya, baru-baru ini. (Foto: Diskominfostandi Katingan)

KASONGAN – Bupati Katingan, Saiful, S.Pd, M.Si menghadiri acara Pemberkatan dan Peresmian Gereja Paroki Maria Bunda Karmel Kasongan–Katingan Keuskupan Palangka Raya yang berlangsung, di Gereja Katolik Maria Bunda Karmel Kasongan, baru-baru ini.

Peresmian tersebut menjadi momentum bersejarah bagi umat Katolik di Kabupaten Katingan, sekaligus mempertegas komitmen bersama dalam menjaga kerukunan antarumat beragama.

Acara diawali dengan misa pemberkatan yang dipimpin oleh Uskup Keuskupan Palangka Raya, dilanjutkan dengan prosesi pemukulan Gong, penandatanganan prasasti dan peresmian gereja. Suasana berlangsung khidmat dan penuh sukacita dengan dihadiri para imam, tokoh agama, tokoh masyarakat, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran Pemerintah Kabupaten Katingan serta umat Katolik dari berbagai wilayah.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh umat Katolik atas diresmikannya Gereja Paroki Maria Bunda Karmel Kasongan.

Menurutnya, kehadiran rumah ibadah yang representatif tidak hanya menjadi tempat untuk meningkatkan kualitas iman dan spiritualitas umat. Tetapi juga, menjadi wadah mempererat persaudaraan, kebersamaan dan semangat pelayanan kepada sesama.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Katingan, saya mengucapkan selamat atas pemberkatan dan peresmian Gereja Paroki Maria Bunda Karmel Kasongan. Semoga gereja ini menjadi tempat yang membawa kedamaian, memperkokoh iman umat serta menjadi pusat pembinaan karakter yang berlandaskan nilai-nilai kasih, persaudaraan, dan toleransi,” ujar Saiful.

Bupati juga menegaskan, bahwa Pemerintah Kabupaten Katingan terus berkomitmen mendukung kehidupan beragama yang harmonis melalui pembangunan yang inklusif serta pemberian ruang yang setara bagi seluruh umat beragama dalam menjalankan ibadah sesuai keyakinannya.

Menurutnya, keberagaman yang dimiliki Kabupaten Katingan merupakan kekuatan yang harus dijaga bersama. Oleh karena itu, semangat toleransi, saling menghargai dan gotong royong harus terus dipupuk sebagai modal utama dalam membangun daerah yang aman, damai dan sejahtera.

“Pembangunan tidak hanya diwujudkan melalui infrastruktur, tetapi juga melalui pembangunan karakter, moral dan kehidupan sosial yang harmonis. Kehadiran rumah ibadah menjadi bagian penting dalam membentuk masyarakat yang religius, rukun dan memiliki kepedulian terhadap sesama,” tuturnya.

Melalui momentum tersebut, Bupati Saiful berharap Gereja Paroki Maria Bunda Karmel Kasongan dapat menjadi pusat pelayanan rohani, pendidikan iman serta kegiatan sosial kemasyarakatan yang memberikan manfaat luas bagi umat maupun masyarakat sekitar. (ndi)