KASONGAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan menerima dukungan dari dunia usaha dalam upaya memperkuat penanganan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kabupaten Katingan.
Dukungan tersebut diwujudkan melalui penyerahan bantuan sebanyak lima dus masker dari PT. Karya Dewi Putra (KDP) sebagai bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).
Bantuan tersebut diterima oleh Wakil Bupati (Wabup) Katingan, Firdaus, ST didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Katingan, Yobie Sandra, bertempat di ruang rapat Kepala DLH Katingan, baru-baru ini.
Dalam kesempatan itu, Wabup menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan partisipasi PT. KDP yang turut mendukung upaya pemerintah daerah dalam menghadapi potensi dampak kebakaran hutan dan lahan.
Menurutnya, penanganan karhutla membutuhkan kerja sama dari berbagai pihak, tidak hanya pemerintah, tetapi juga dunia usaha dan masyarakat. Kolaborasi tersebut dinilai penting, untuk memastikan upaya pencegahan dan penanganan di lapangan dapat dilakukan secara lebih optimal.
“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan dukungan dunia usaha terhadap upaya penanganan karhutla di Kabupaten Katingan. Kami menyampaikan terima kasih atas partisipasi yang diberikan,” ujar Firdaus.
Menurutnya, masker yang diterima nantinya dapat dimanfaatkan untuk mendukung personel maupun pihak-pihak yang terlibat dalam kegiatan penanganan karhutla, khususnya dalam kondisi ketika kualitas udara terdampak oleh asap akibat kebakaran.
“Selain membantu perlindungan bagi petugas di lapangan, dukungan seperti ini juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam menghadapi dampak karhutla yang dapat dirasakan masyarakat, terutama ketika terjadi peningkatan konsentrasi asap dan penurunan kualitas udara,” tuturnya.
Firdaus menegaskan, bahwa pemerintah daerah terus mendorong penguatan koordinasi dan sinergi lintas sektor dalam menghadapi ancaman karhutla. Pencegahan tetap menjadi langkah utama, dengan melibatkan pemerintah, masyarakat, dunia usaha serta seluruh pemangku kepentingan sesuai dengan peran masing-masing.
“Yang paling penting adalah bagaimana kita bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran. Kalau sudah terjadi, penanganannya tentu membutuhkan sumber daya dan dukungan yang lebih besar. Karena itu, partisipasi semua pihak sangat diperlukan,” katanya.
Sementara itu, Kepala DLH Katingan, Yobie Sandra, menyampaikan bahwa bantuan masker tersebut akan mendukung kebutuhan dalam kegiatan penanganan karhutla serta upaya menjaga keselamatan dan kesehatan pihak-pihak yang berada di lapangan.
“Kami berharap, dukungan serupa dapat terus terbangun melalui sinergi antara pemerintah daerah dengan dunia usaha, sehingga berbagai langkah penanganan lingkungan, termasuk pengendalian karhutla, dapat dilakukan secara bersama-sama,” imbuhnya. (ndi)



