Wali Kota Palangka Raya Optimis Harga Eceran Akan Normal

Wali Kota
Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin (tengah) saat sidak ke SPBU di Kota Palangka Raya, Sabtu (9/5/2026) malam. Foto: Media Center Palangka Raya

PALANGKA RAYA – Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin menanggapi adanya perbedaan harga di tingkat eceran meski stok mulai banyak tersedia di pasaran. Saat ini, harga eceran diketahui masih bervariasi antara Rp 15 ribu hingga Rp 20 ribu per liter.

Menurut Fairid, Pemerintah Kota Palangka Raya melalui dinas terkait tengah berupaya mendorong keseragaman harga di lapangan.

Namun demikian, ia menilai kondisi tersebut juga dipengaruhi mekanisme pasar, terutama berkaitan dengan ketersediaan dan distribusi stok.

“Dinas terkait sedang mengupayakan keseragaman harga,” ujar Fairid, Minggu (10/5/2026).

Ia menjelaskan, ketika stok barang melimpah dan distribusi berjalan lancar, harga di pasaran umumnya akan kembali stabil. Sebaliknya, jika stok terbatas dan distribusinya tidak merata, disparitas harga sulit dihindari.

“Perlu dipahami juga ada hukum pasar. Ketika stok melimpah, harga biasanya akan kembali normal. Sebaliknya, jika stok terbatas dan tidak merata, biasanya muncul disparitas harga,” katanya.

Fairid optimistis harga akan kembali normal apabila distribusi terus berjalan konsisten seperti saat ini. Ia menekankan, kelancaran pasokan menjadi kunci utama untuk mencegah antrean dan lonjakan harga di masyarakat.

“Kalau distribusi kembali lancar dan stok melimpah, saya yakin harga akan kembali normal seperti semula,” tuturnya.

Ia juga mengingatkan agar distribusi harian tetap dipertahankan pada kondisi sekarang. Menurutnya, apabila volume distribusi kembali turun seperti sebelumnya, maka antrean panjang berpotensi kembali terjadi.

“Yang paling penting menurut saya adalah konsistensi distribusi seperti hari ini harus terus berjalan. Kalau kembali seperti sebelumnya hanya 150 KL atau 170 KL per hari, maka antrean pasti akan terjadi lagi,” pungkasnya. (ifa/abe)