PALANGKA RAYA – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Tengah resmi menggelar Operasi Keselamatan Telabang 2026 selama 14 hari, terhitung mulai 2 hingga 15 Februari 2026. Operasi ini melibatkan 488 personel gabungan dari Polda Kalteng serta jajaran Polresta dan Polres se-Kalimantan Tengah.
Apel gelar pasukan operasi tersebut dilaksanakan di halaman Mapolda Kalteng, Senin (2/2/2026).
Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan melalui Wakapolda Brigjen Pol Yosi Muhamartha menegaskan bahwa operasi kali ini mengedepankan pendekatan preemtif dan preventif, dengan tujuan utama menekan angka kecelakaan lalu lintas sekaligus meningkatkan kedisiplinan pengguna jalan.
“Penegakan hukum tetap dilakukan secara humanis untuk meningkatkan simpati dan kepercayaan publik terhadap kepolisian,” ujarnya.
Berdasarkan data Direktorat Lalu Lintas Polda Kalteng, sepanjang Januari 2026 tercatat sebanyak 79 kasus kecelakaan lalu lintas. Dari jumlah tersebut, 86 orang mengalami luka ringan, 16 orang luka berat, 19 orang meninggal dunia.
Angka ini menunjukkan peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun 2025, yang mencatat 77 kejadian. Terjadi kenaikan sekitar 2,6 persen.
“Ini menandakan kesadaran berlalu lintas masyarakat Kalteng masih perlu ditingkatkan,” ungkap Wakapolda.
Dalam pelaksanaan Operasi Keselamatan Telabang 2026, Polda Kalteng menerapkan tujuh strategi utama, antara lain:
- Pemetaan lokasi rawan kemacetan, pelanggaran, dan kecelakaan
- Sosialisasi melalui spanduk, banner, media cetak, elektronik, dan media sosial
- Edukasi berkelanjutan untuk membangun kesadaran tertib berlalu lintas
- Penegakan hukum melalui tilang elektronik statis dan mobile secara humanis
- Pelaksanaan operasi profesional tanpa menimbulkan keluhan masyarakat
- Menghindari tindakan kontraproduktif yang merusak citra Polri
- Menjamin operasi berjalan aman dan bermanfaat bagi masyarakat
Operasi ini juga menjadi langkah antisipasi menjelang bulan Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah, di mana peningkatan mobilitas dan volume kendaraan diprediksi terjadi secara signifikan.
Polda Kalteng berharap kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas menjadi kunci dalam meminimalkan potensi kecelakaan dan kemacetan.
Melalui Operasi Keselamatan Telabang 2026, kepolisian berupaya menjaga situasi keamanan, ketertiban, serta kelancaran lalu lintas yang kondusif di wilayah Kalimantan Tengah. (ter/cen)



