Palangka Raya Diselimuti Asap, PDI Perjuangan Turun Jalan Bagikan Masker Gratis

pdi perjuangan
Ketua Bidang BAGUNA DPC PDI Perjuangan Kota Palangka Raya, Bush Valentino, membagikan masker gratis kepada warga dan pengguna jalan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat. Foto: Ist

PALANGKA RAYA – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti Kota Palangka Raya mendorong berbagai pihak turun tangan membantu masyarakat.

Di tengah kondisi kualitas udara yang memburuk, DPC PDI Perjuangan Kota Palangka Raya menggelar aksi sosial dengan membagikan masker gratis kepada masyarakat, khususnya pengguna jalan yang tetap harus beraktivitas di luar rumah.

Ketua Bidang BAGUNA DPC PDI Perjuangan Kota Palangka Raya, Bush Valentino, mengatakan pembagian masker merupakan bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat yang terdampak kabut asap.

Menurutnya, penggunaan masker penting dilakukan masyarakat, terutama ketika harus beraktivitas di luar ruangan.

“Memakai masker saat ini cukup penting karena dapat membantu mengurangi dan melindungi kita dari dampak kesehatan yang ditimbulkan kabut asap,” katanya.

Bush mengatakan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari instruksi Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Palangka Raya, Nenie Andrianti Lambung, sebagai bentuk kepedulian partai terhadap kondisi masyarakat di tengah ancaman karhutla.

Masker dibagikan secara cuma-cuma kepada warga, terutama pengguna jalan yang masih harus beraktivitas di tengah paparan asap.

“Kami membagikan masker gratis kepada warga, khususnya pengguna jalan. Ini sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di tengah kondisi kabut asap,” ujarnya.

Imbau Warga Jaga Kesehatan

Selain membagikan masker, Bush juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan selama kualitas udara di Palangka Raya memburuk.

Masyarakat diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila tidak diperlukan dan menggunakan masker ketika harus bepergian.

Ia juga mengingatkan warga agar tidak hanya menjaga kesehatan diri sendiri, tetapi turut memperhatikan kondisi anggota keluarga, khususnya mereka yang membutuhkan perhatian lebih ketika kualitas udara menurun.

“Mari lindungi diri dan keluarga. Gunakan masker saat beraktivitas di luar rumah serta tetap menjaga kesehatan,” pungkasnya.

Aksi pembagian masker tersebut menjadi salah satu bentuk respons sosial di tengah persoalan karhutla dan kabut asap yang kembali menghantui Palangka Raya. Dukungan berbagai pihak dinilai penting untuk membantu masyarakat menghadapi dampak buruk dari memburuknya kualitas udara. (rdo/cen)