PALANGKA RAYA – Sudarto resmi terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Palangka Raya periode 2026–2031 dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI yang digelar di Hotel Aquarius, Sabtu (25/7). Ia menggantikan Fairid Naparin yang telah memimpin Partai Golkar Kota Palangka Raya selama dua periode.
Usai dipercaya memimpin partai berlambang pohon beringin tersebut, Sudarto menegaskan amanah yang diberikan kepadanya merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan bersama seluruh kader. Fokus awal kepemimpinannya adalah memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke tingkat kecamatan dan kelurahan.
“Seperti biasa saja. Cuma karena kita dikasih sebuah tanggung jawab, nah itu yang harus kita jalankan ke depan. Pertama, konsentrasi dari tingkat kota, kecamatan, sampai kelurahan. Jadi kita tingkatkan lagi,” ujarnya.
Menurut Sudarto, soliditas pengurus dan kader menjadi modal utama untuk mempertahankan prestasi Partai Golkar di Kota Palangka Raya. Karena itu, ia mengajak seluruh kader menjaga kekompakan serta bekerja bersama membesarkan partai menjelang agenda politik mendatang.
Selain memperkuat organisasi, Sudarto juga memasang target mempertahankan bahkan meningkatkan perolehan kursi Partai Golkar di DPRD Kota Palangka Raya pada Pemilu mendatang.
“Setidaknya kalau untuk pemilu ke depan, kita bertahan di enam kursi. Kalau bisa, kita tingkatkan lebih maju lagi,” tegasnya.
Terkait penyusunan kepengurusan baru, Sudarto memastikan tidak akan melakukan perubahan secara besar-besaran. Menurutnya, struktur kepengurusan yang dibangun Fairid Naparin selama ini telah berjalan baik sehingga hanya diperlukan penyesuaian pada beberapa posisi.
“Kita tidak mengubah posisi yang ada, jadi masih seperti yang dulu. Intinya Golkar Kota ini hanya ganti ketua saja, tapi yang lain-lainnya tetap,” katanya.
Sementara itu, untuk posisi bendahara, Sudarto menyebut masih akan dibahas melalui koordinasi bersama jajaran pengurus agar diperoleh figur yang tepat dan mampu mendukung kinerja organisasi.
Dengan kepemimpinan baru tersebut, Sudarto berharap Partai Golkar Kota Palangka Raya tetap menjadi kekuatan politik yang solid, mampu mempertahankan kepercayaan masyarakat, serta meningkatkan capaian politik pada pemilu maupun pilkada mendatang.
Menurutnya, keberhasilan partai tidak hanya bergantung pada sosok ketua, tetapi juga ditentukan oleh kerja sama seluruh kader dalam menjalankan program organisasi hingga ke tingkat akar rumput. (sep/cen)



