KUALA KURUN – Dua SPBU dan agen pengisian bahan bakar minyak (BBM) di Kelurahan Tampang Tumbang Anjir, Kecamatan Kurun, Kabupaten Gunung Mas, diserbu warga pada Jumat (8/5/2026). Akibatnya, antrean kendaraan mengular hingga hampir satu kilometer.
Pantauan di lapangan menunjukkan antrean panjang terjadi di kawasan SPBU Kurun dan memadati ruas jalan utama. Ratusan kendaraan roda dua maupun roda empat tampak rela mengantre selama berjam-jam demi mendapatkan BBM jenis Pertalite dan Pertamax.
Kondisi serupa juga terlihat di kawasan Jalan Damang Sawang, Kelurahan Tampang Tumbang Anjir. Kepadatan kendaraan membuat arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat melambat dan menyebabkan kemacetan di beberapa titik.
Warga mulai berdatangan sejak pagi hari untuk mengamankan pasokan BBM. Sebagian pengendara bahkan memilih tetap bertahan di antrean meski harus berdesak-desakan di tengah cuaca panas.
Salah seorang warga yang ikut mengantre mengaku baru kali ini melihat antrean BBM sepanjang itu terjadi di Kuala Kurun.
“Sepanjang saya ikut antre BBM, baru tahun ini paling panjang. Biasanya tidak sampai begini,” ujarnya saat ditemui di lokasi.
Warga lainnya menduga membludaknya antrean dipicu meningkatnya kebutuhan masyarakat serta kekhawatiran terhadap ketersediaan pasokan BBM dalam beberapa hari terakhir.
Meski demikian, hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai penyebab pasti melonjaknya antrean kendaraan di sejumlah titik pengisian BBM tersebut.
Masyarakat berharap distribusi BBM di wilayah Kuala Kurun dapat kembali normal sehingga antrean panjang tidak terus terjadi dan aktivitas warga tidak terganggu. (nya/cen)



