Pemkab Pulpis Gelar Rakordalev Semester I

Pemkab Pulpis
Asisten I Setda Kabupaten Pulang Pisau, Dr Supriyadi mewakili Bupati, H Ahmad Rifa'i saat menghadiri Rakordalev semester I tahun 2026 di aula Bapperida setempat, Kamis (30/7/2026). Foto: Ung/Kalteng Oke

PULANG PISAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulang Pisau (Pulpis) melaksanakan rapat koordinasi dan evaluasi (Rakordalev) Semester I tahun 2026 bertempat di aula Bapperida Pulpis, Kamis (30/7/2026).

Rakordalev dibuka langsung oleh Asisten I Setda Pulpis Dr Supriyadi mewakili Bupati H Ahmad Rifa’i dan dihadiri Asisten III Moh. Insyafi, Kepala Bappeda Bakhzar Efendi, kepala perangkat daerah dan undangan lainnya.

Membacakan sambutan Bupati H Ahmad Rifa’i, Asisten I Setda Pulpis, Dr Supriyadi mengatakan, Rakordalev merupakan forum strategis dalam rangka melakukan evaluasi terhadap hasil pelaksanaan kegiatan berdasarkan rencana pembangunan semester I tahun 2026 di Pulpis.

“Sehingga diharapkan apa yang menjadi kendala dan permasalahan yang dihadapi, baik penyerapan anggaran dapat terindentifikasi dan dapat kita jadikan umpan balik untuk perbaikan perencanaan maupun pelaksanaan pembangunan pada periode berikutnya,” ujar Dr Supriyadi.

Ia mengungkapkan, bahwa tahun 2026 memang penuh tantangan, khususnya dengan adanya efisiensi anggaran dan penurunan dana transfer pusat ke daerah yang tentunya berdampak terhadap program pembangunan didaerah. Namun, namun harus tetap fokus pada pelaksanaan program-program prioritas nasional dan daerah, terutama yang menyentuh langsung masyarakat.

“Program-program prioritas nasional yang wajib kita dukung yaitu dukungan swasembada pangan, MBG, program 3 juta rumah, Koperasi Merah Putih, sekolah rakyat, pengendalian inflasi, pencegahan stunting dan kemiskinannya ekstrim,” ucapnya.

Menindaklanjuti penurunan transfer ke daerah, Supriyadi menegaskan perlunya melaksanakan efisiensi anggaran pada pos perjalanan dinas, rapat-rapat serta pemeliharaan maupun prasarana kantor, meningkatkan PAD dan menggali potensi sumber pendanaan lain.

Pada kesempatan itu, Supriadi juga menyamping terkait realisasi anggaran Kabupaten Pulang Pisau per 30 Juni 2026 realisasi keuangan sebesar Rp.35,91 persen dan realisasi fisik sebesar Rp.40,91 persen.

“Dalam kondisi ketidakpastian realisasi pendapatan kita harus mengutamakan belanjaan wajib dan prioritas terlebih dahulu dibanding belanja lainnya,” tegasnya.

Selain serapan anggaran, tegas Supriyadi hal yang tidak kalah penting adalah capaian kinerja dari pembangunan yang kita laksanakan berdasarkan target kinerja yang sudah ditetapkan.

“Capaian kinerja tersebut, menjadi dasar untuk mengevaluasi pelaksanaan pembangunannya yang telah kita laksanakan, dengan cara membandingkan capaian dan target indikator pembangunan,” pungkasnya. (ung/abe)