Pulpis Canangkan Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026

Pulpis Canangkan
Bupati Pulang Pisau, H Ahmad Rifa'i bersama Ketua DPRD Tendean Indra Bella, Kepala BPS Oo Suharto, perwakilan Polres dan Kejaksaan menekan tombol sirene menandai dimulainya Sensus Ekonomi 2026 di Kantor BPS Pulpis, Senin (22/6/2026). Foto: Ung/Kalteng Oke

PULANG PISAU – Bupati Pulang Pisau (Pulpis), H Ahmad Rifa’i menghadiri Pencanangan Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) serta menindaklanjuti Surat Edaran Kementrian Dalam Negeri Nomor 500.2/3811/SJ, bertempat di halaman Kantor BPS Pulpis, Senin (22/6/2026).

Bupati Pulpis, H Ahmad Rifa’i mengatakan, kegiatan pencanangan pelaksanaan sensus ekonomi 2026 yang dilaksanakan ini merupakan bagian dari rangkaian pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

“Kegiatan pencanangan ini, merupakan wujud dari penyatuan komitmen kita bersama untuk menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Pulang Pisau,” ucap bupati.

Ia menegaskan, bahwa saat ini kita hidup di era ekonomi digital, di mana teknologi telah mengubah berbagai aspek kehidupan, termasuk cara masyarakat beraktivitas dan berusaha.

Dimana kata Bupati, perkembangan teknologi digital mendorong pergeseran pola konsumsi masyarakat serta pertumbuhan ekonomi digital yang sangat pesat.

“Hal ini ditandai dengan menjamurnya e-commerce, fintech dan berbagai bentuk usaha berbasis digital yang tidak memerlukan toko fisik. Perubahan tersebut telah mengubah struktur dan karakteristik lapangan usaha secara signifikan,” tuturnya.

Bupati menjelaskan, Pulpis memiliki potensi ekonomi yang sangat strategis, karena Pulpis menjadi lumbung padi kedua di Kalimantan Tengah.

Potensi ini tegas dia, harus dimanfaatkan dan dikelola dengan sebaik-baiknya oleh Pemerintah Kabupaten Pulpis. Juga untuk semakin meningkatkan perekonomian Pulpis yang pada akhirnya akan meningkatkan tingkat kesejahteraan masyarakat daerah ini secara umum.

“Untuk itu kita memerlukan landasan data yang akurat agar arah pembangunan   yang dirancang menjadi tepat sasaran. Di sini lah letak pentingnya Sensus Ekonomi 2026. Data yang akan dikumpulkan akan menjadi ‘kompas’ bagi Pemerintah untuk menyusun strategi pembangunan yang tepat,” ujarnya.

Disamping itu tegas dia, data hasil sensus ekonomi ini juga akan sangat bermanfaat bagi para investor dan seluruh pelaku usaha untuk menentukan arah investasi yang sesuai dengan karakteristik perekonomian Pulpis. Tanpa data yang akurat, kebijakan pihaknya ambil akan memiliki risiko kegagalan yang tinggi.

“Oleh karena itu, Sensus ekonomi tahun 2026 di Pulang Pisau harus terlaksana dengan baik dan menghasilkan data yang akurat,” pungkasnya. (ung/abe)