PALANGKA RAYA – Calon Rektor Universitas Palangka Raya (UPR), Dr. Thea Farina, SH., M.Kn, kembali menjadi perhatian awak media. Pasalnya, dalam beberapa kegiatan sosialisasi pencalonan rektor, ia disebut tidak memberikan kesempatan kepada wartawan untuk melakukan wawancara setelah acara berakhir.
Berdasarkan pantauan sejumlah jurnalis dan awak media Kaltengoke.com yang meliput kegiatan tersebut, di Fakultas KIP UPR, baru-baru ini. Dr. Thea beberapa kali langsung meninggalkan lokasi usai sosialisasi sehingga upaya wartawan untuk meminta tanggapan terkait visi, misi, maupun program yang diusungnya tidak terlaksana.
Sejumlah awak media mengaku telah berulang kali berusaha meminta waktu wawancara. Namun, hingga kini belum memperoleh kesempatan untuk menggali secara langsung gagasan dan komitmen Dr. Thea apabila terpilih sebagai Rektor UPR periode mendatang.
Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai pentingnya keterbukaan informasi dari setiap calon pemimpin perguruan tinggi. Sebab, proses pemilihan rektor tidak hanya menyangkut lingkungan internal kampus, tetapi juga menjadi perhatian masyarakat luas, mengingat perguruan tinggi merupakan institusi publik yang memiliki peran strategis dalam pembangunan sumber daya manusia.
Publik menilai, kemampuan berkomunikasi menjadi salah satu aspek penting yang perlu dimiliki seorang pemimpin. Selain memiliki kapasitas akademik dan manajerial, seorang rektor juga dituntut mampu menyampaikan kebijakan, menerima pertanyaan, serta berdialog dengan mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, alumni, media, dan masyarakat.
Media massa sendiri memiliki fungsi sebagai penyampai informasi kepada publik. Karena itu, kesempatan wawancara menjadi salah satu sarana bagi masyarakat untuk mengetahui visi, misi, serta arah kebijakan yang ditawarkan oleh setiap calon pemimpin.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Dr. Thea terkait alasan belum memberikan kesempatan wawancara kepada wartawan seusai kegiatan sosialisasi. Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan akan memuat penjelasan dari yang bersangkutan apabila memberikan tanggapan di kemudian hari. (cen)



