Bekas Galian Berpotensi jadi Sumber Air Baku PDAM

Bekas Galian
Wakil Bupati Katingan, Firdaus, ST meninjau langsung kawasan eks PT. KSS yang berada di Dusun Hampangen, Kecamatan Tasik Payawan, Rabu (3/6/2026). (Foto: Diskominfostandi Katingan)

KASONGAN – Wakil Bupati (Wabup) Katingan, Firdaus, ST melaksanakan kunjungan kerja ke kawasan eks PT. Karya Sukses Sahabat (KSS) yang berada di Dusun Hampangen, Kecamatan Tasik Payawan, Rabu (3/6/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau kondisi aset, lahan, serta potensi pemanfaatan kawasan pasca berhentinya aktivitas operasional perusahaan sejak tahun 2021.

Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Katingan, Firdaus, didampingi Asisten II Setda Katingan, Adventus, Kabag EKSDA Setda Katingan, Markurius, Kepala DLH Katingan, Yobie Sandra beserta jajaran serta pihak PT. KKS.

Salah satu lokasi yang menjadi perhatian dalam kunjungan itu adalah area bekas galian tambang batu belah yang kini berubah menjadi genangan air menyerupai danau buatan.

Peninjauan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Katingan dalam mencari alternatif sumber air baku untuk mendukung kebutuhan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kasongan. Hal ini sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat pelayanan air bersih kepada masyarakat.

Wabup mengatakan, bahwa kawasan eks PT. KSS memiliki potensi yang cukup strategis untuk dikembangkan. Karena selain memiliki aset yang masih terawat, lokasi tersebut juga memiliki genangan air yang berpotensi dimanfaatkan sebagai salah satu alternatif sumber air baku PDAM di masa mendatang.

“Kita melihat langsung kondisi di lapangan, terutama pada area bekas galian yang saat ini menjadi danau buatan. Ini menjadi salah satu potensi yang dapat dikaji lebih lanjut sebagai alternatif sumber air baku untuk mendukung kebutuhan pelayanan air bersih masyarakat,” ujar Firdaus.

Selain meninjau kawasan bekas tambang, Wabup juga melakukan dialog dengan pihak HRD eks PT. KSS guna menyerap aspirasi terkait pemanfaatan lahan serta potensi pengembangan kawasan ke depan.

Dalam dialog tersebut dibahas berbagai kemungkinan pemanfaatan kawasan agar dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar sekaligus mendukung pembangunan daerah.

Sejumlah aset perusahaan seperti bangunan pabrik, gudang serta lahan seluas kurang lebih lima hektar masih berada dalam kondisi baik dan dinilai siap dimanfaatkan kembali sesuai kebutuhan pembangunan daerah.

Selain berpotensi mendukung penyediaan sumber air baku PDAM, pemanfaatan kawasan eks PT. KSS juga dinilai mampu membuka peluang masuknya investasi baru, menciptakan lapangan kerja serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat. (ndi)