PULANG PISAU – Keterbatasan anggaran daerah dinilai tidak seharusnya menjadi alasan bagi pemerintah daerah untuk memperlambat pembangunan maupun menurunkan kualitas pelayanan publik.
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pulang Pisau, Tendean Indra Bella, justru mendorong seluruh perangkat daerah untuk semakin mengedepankan inovasi dan kreativitas dalam menjalankan program pembangunan di Bumi Handep Hapakat.
Politikus Partai Golongan Karya (Golkar) tersebut mengatakan, kondisi fiskal yang terbatas harus menjadi tantangan bagi perangkat daerah untuk mencari terobosan yang lebih efektif, efisien, dan tepat sasaran.
“Situasi keterbatasan anggaran justru harus mendorong perangkat daerah untuk lebih kreatif dalam merancang program. Pembangunan tidak boleh terhambat hanya karena keterbatasan tersebut,” ucap Tendean Indra Bella, baru-baru ini.
Menurutnya, inovasi tidak selalu harus diwujudkan melalui program besar yang membutuhkan anggaran besar. Terobosan dapat dilakukan melalui berbagai aspek penyelenggaraan pemerintahan, mulai dari perencanaan program hingga optimalisasi sumber daya yang tersedia.
Dengan perencanaan yang lebih matang, perangkat daerah diharapkan mampu menentukan program berdasarkan skala prioritas dan kebutuhan masyarakat.
Tendean juga menekankan pentingnya memperkuat kerja sama antarperangkat daerah. Menurutnya, kolaborasi dapat menjadi salah satu strategi untuk menghindari tumpang tindih program sekaligus meningkatkan efisiensi penggunaan anggaran.
Koordinasi yang baik antarorganisasi perangkat daerah dinilai dapat membantu pemerintah mengoptimalkan sumber daya yang tersedia sehingga program pembangunan dapat dilaksanakan secara lebih efektif dan memberikan manfaat yang lebih luas.
Anggota DPRD terpilih dari Daerah Pemilihan (Dapil) I yang meliputi Kecamatan Kahayan Hilir, Jabiren Raya, Kahayan Tengah, dan Banama Tingang itu berharap setiap perangkat daerah dapat melihat keterbatasan fiskal sebagai momentum untuk melakukan evaluasi terhadap pola kerja selama ini.
Menurutnya, program yang dirancang harus benar-benar memiliki dampak dan manfaat bagi masyarakat, sehingga anggaran yang tersedia dapat digunakan secara optimal.
Selain inovasi dan kolaborasi, Tendean juga mendorong pemerintah daerah mengoptimalkan pemanfaatan teknologi dalam penyelenggaraan pemerintahan.
Menurutnya, perkembangan teknologi dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan efektivitas kerja sekaligus menekan biaya dalam pelaksanaan berbagai program.
Pemanfaatan teknologi diharapkan mampu membuat sejumlah proses pelayanan maupun pekerjaan pemerintahan menjadi lebih cepat dan efisien tanpa mengurangi kualitas hasil yang diberikan kepada masyarakat.
Karena itu, perangkat daerah dinilai perlu terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan mencari model pelayanan yang lebih sederhana, efektif, serta sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Kita berharap, dengan semangat inovasi dan kolaborasi yang terus diperkuat, pembangunan di Bumi Handep Hapakat Kabupaten Pulang Pisau dapat tetap berjalan optimal serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tandasnya.
Ia berharap semangat inovasi tersebut dapat diterapkan secara konsisten oleh seluruh perangkat daerah, terutama di tengah tantangan fiskal yang membutuhkan pengelolaan anggaran secara lebih cermat.
Dengan mengedepankan inovasi, kolaborasi, pemanfaatan teknologi, serta penentuan skala prioritas, pembangunan Kabupaten Pulang Pisau diharapkan tetap berjalan tanpa mengabaikan prinsip efisiensi dan manfaat bagi masyarakat. (cen)



