JMSI Kalteng Mendunia, Julius Sinaga Jadi Delegasi Indonesia ke Negeri Tirai Bambu, Perkuat Kerja Sama Pers Internasional

jmsi
Ketua JMSI Kalimantan Tengah sekaligus Ketua PWI Barito Selatan, Julius M. Sinaga. Foto: Ist

PALANGKA RAYA – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan insan pers Kalimantan Tengah. Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Kalimantan Tengah sekaligus Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Barito Selatan, Julius M. Sinaga, terpilih menjadi salah satu delegasi Indonesia dalam agenda kerja sama strategis internasional ke Negara China atau Republik Rakyat Tiongkok (RRT).

Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 12 hingga 17 Juni 2026 mendatang dengan agenda kunjungan ke Beijing, Provinsi Anhui, dan Nanjing.

Keberangkatan delegasi Indonesia tersebut berdasarkan undangan resmi dari All China Journalists Association (ACJA) tertanggal 15 April 2026 kepada tujuh delegasi Indonesia.

Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia, Teguh Santosa mengatakan, kerja sama internasional ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara JMSI dan ACJA yang dilaksanakan di Jakarta pada 28 Oktober 2025 lalu.

“Kita mendapatkan undangan dari ACJA untuk tujuh orang delegasi Indonesia yang akan berangkat ke Beijing lalu Provinsi Anhui dan Nanjing,” ujar Teguh Santosa kepada awak media, Selasa (12/5/2026).

Menurutnya, kerja sama tersebut bertujuan memperkuat hubungan internasional sekaligus meningkatkan kualitas dan profesionalisme dunia pers Indonesia.

“Kerja sama ini dalam rangka memperkuat kerja sama internasional dan peningkatan tentang pers, sehingga pers Indonesia semakin maju dan profesional,” katanya.

Sementara itu, Julius M. Sinaga mengaku bersyukur atas kesempatan dan kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk menjadi bagian dari delegasi Indonesia ke Negeri Tirai Bambu.

Ia menilai China merupakan salah satu negara dengan perkembangan teknologi informasi paling maju di dunia sehingga banyak ilmu dan pengalaman yang dapat dipelajari untuk diterapkan di Indonesia.

“Negara China merupakan salah satu pemimpin utama teknologi informasi dunia, jadi banyak ilmu dan pelajaran yang harus digali agar bisa diaplikasikan di Indonesia untuk kemajuan pers kita,” ucapnya.

Julius juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah mendukung terlaksananya kerja sama internasional tersebut, mulai dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, Forkopimda, Pemerintah Kabupaten Barito Selatan, hingga pihak swasta.

Ucapan terima kasih itu secara khusus disampaikan kepada Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran dan Wakil Gubernur Edy Pratowo, beserta unsur Forkopimda dan jajaran pemerintah daerah lainnya yang turut memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan kerja sama internasional ini demi kemajuan pers Indonesia,” pungkasnya. (*/cen)