Palangka Raya Bidik Takhta FBIM

Palangka Raya
Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini. Foto: IST

PALANGKA RAYA – Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya menyatakan, kesiapan penuh menghadapi Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2026.

Ajang budaya tahunan terbesar di Kalimantan Tengah (Kalteng) itu menjadi momentum bagi ibu kota provinsi untuk kembali menunjukkan dominasi dan mempertahankan gelar juara umum.

Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini mengatakan, seluruh persiapan kontingen telah dimatangkan. Para peserta disebut siap tampil maksimal demi membawa harum nama daerah pada festival budaya yang mempertemukan seluruh kabupaten dan kota se-kalteng tersebut.

“Persiapan sudah berjalan dengan baik. Harapan kita tentu prestasi juara umum bisa kembali diraih,” ujarnya, Senin (11/5/2026).

FBIM dikenal sebagai agenda budaya bergengsi yang menampilkan beragam seni tradisional daerah, mulai dari tarian, musik khas, hingga permainan rakyat.

Selain menjadi ajang perlombaan, kegiatan ini juga berfungsi sebagai sarana pelestarian budaya dan memperkuat hubungan antardaerah di Kalteng.

Pemprov Kalteng sendiri dijadwalkan menggelar FBIM 2026 pada 17 hingga 23 Mei mendatang.

Selain fokus pada persiapan FBIM, Pemerintah Kota Palangka Raya juga tengah mematangkan agenda Palangka Raya Fair dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Kota Palangka Raya.

Meski menghadapi keterbatasan anggaran, kegiatan tersebut dipastikan tetap dilaksanakan sebagai agenda rutin tahunan.

Achmad Zaini, menilai Palangka Raya Fair memiliki peran penting dalam mendukung pengembangan budaya lokal, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif masyarakat.

Ia menjelaskan, festival tersebut tidak hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi ruang promosi bagi pelaku UMKM serta wadah berbagai kegiatan bernuansa budaya.

Melalui dua agenda besar itu, Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya menegaskan, komitmennya untuk terus menjaga kelestarian budaya daerah, sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat melalui sektor kreatif dan pariwisata budaya. (ifa/abe)