Ketua DPRD Pulpis Dorong Dukungan Nyata Pemerintah untuk Pelestarian Budaya

dprd
Ketua DPRD Pulang Pisau Tandean Indra Bella. Foto: Ist

PULANG PISAU – Ketua DPRD Kabupaten Pulang Pisau, Tandean Indra Bella, mendorong pemerintah daerah memberikan dukungan nyata terhadap upaya pelestarian seni dan budaya agar tetap eksis dan berkembang di tengah arus modernisasi.

Selain menjabat sebagai Ketua DPRD Pulang Pisau, Tandean juga dipercaya sebagai Ketua Dewan Kesenian Daerah. Posisi tersebut membuatnya menaruh perhatian terhadap keberlangsungan seni dan budaya di Kabupaten Pulang Pisau.

Menurutnya, budaya daerah merupakan bagian penting dari identitas masyarakat yang harus dijaga keberlangsungannya. Budaya juga dinilai memiliki peran dalam membentuk karakter serta memperkuat jati diri masyarakat.

Karena itu, pelestarian budaya membutuhkan langkah konkret dan dukungan berkelanjutan dari pemerintah daerah.

“Pelestarian budaya tidak cukup hanya dengan seremonial, tetapi harus ada dukungan nyata, baik dari sisi kebijakan, pembinaan, maupun fasilitas yang memadai,” ujarnya.

Tandean menilai keberadaan ruang berekspresi menjadi salah satu kebutuhan penting dalam pengembangan seni dan budaya, terutama bagi generasi muda.

Menurutnya, pemerintah perlu menyediakan wadah yang dapat digunakan generasi muda untuk menyalurkan bakat, kreativitas dan minat mereka di bidang kesenian.

Dengan tersedianya ruang berekspresi, generasi muda diharapkan tidak hanya menjadi penonton, tetapi turut menjadi pelaku dalam menjaga sekaligus mengembangkan budaya daerah.

“Dengan dukungan yang tepat dan berkelanjutan, kita optimistis budaya daerah tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu berkembang dan menjadi kebanggaan masyarakat,” tambahnya.

Tandean juga menegaskan bahwa regenerasi merupakan faktor penting dalam menjaga keberlangsungan budaya. Tanpa keterlibatan generasi muda, budaya lokal berisiko semakin tergerus oleh perkembangan zaman dan pengaruh budaya luar.

Untuk memperkuat pelestarian budaya, Tandean mendorong adanya kolaborasi antara pemerintah daerah, komunitas seni dan lembaga pendidikan.

Kolaborasi tersebut dapat diwujudkan melalui berbagai program, seperti festival seni dan budaya, pelatihan kesenian, pembinaan seniman muda hingga pengembangan sanggar-sanggar budaya.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana mempertahankan tradisi, tetapi juga dapat membuka ruang kreativitas dan inovasi bagi generasi muda.

Ia berharap dukungan pemerintah terhadap sektor seni dan budaya dapat terus ditingkatkan sehingga berbagai potensi budaya yang dimiliki Kabupaten Pulang Pisau dapat dikembangkan secara berkelanjutan.

Dengan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, pelestarian budaya diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi gerakan bersama untuk menjaga identitas dan kekayaan budaya daerah. (cen)