MUARA TEWEH – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Sri Neni Trianawati, mengapresiasi langkah Wakil Bupati Barito Utara, Felix Sonadie Y. Tingan, yang melakukan studi tiru ke Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, untuk mempelajari tata kelola pertanian, khususnya pengembangan komoditas bawang merah dan modernisasi pengolahan beras.
Menurut Sri Neni, kunjungan tersebut merupakan langkah strategis dalam upaya mempercepat kemajuan sektor pertanian di Kabupaten Barito Utara melalui penerapan inovasi dan teknologi yang telah terbukti berhasil di daerah lain.
Ia menilai, pengalaman yang diperoleh dari Kabupaten Nganjuk harus menjadi referensi dalam menyusun kebijakan pengembangan pertanian yang lebih modern, produktif, dan berkelanjutan.
“Saya mengapresiasi inisiatif Pak Wabup dan Kepala Dinas Pertanian. Ini menunjukkan komitmen nyata untuk membawa perubahan. Namun, yang paling penting adalah bagaimana hasil studi tiru ini bisa ditindaklanjuti dengan aksi nyata di lapangan,” ujar Sri Neni, Selasa (28/4/2026).
Legislator tersebut menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan sektor pertanian tidak hanya ditentukan oleh penerapan teknologi, tetapi juga memerlukan pendampingan yang berkelanjutan kepada para petani, mulai dari proses budidaya hingga pemasaran hasil panen.
Karena itu, ia mendorong Dinas Pertanian Kabupaten Barito Utara segera menyusun peta jalan implementasi hasil studi tiru, termasuk program pelatihan bagi petani, pendampingan teknis, serta uji coba pengembangan komoditas unggulan di lahan percontohan.
“Kami mendukung transfer teknologi dan kerja sama antardaerah. Jika perlu, bentuk nota kesepahaman dengan Nganjuk untuk pendampingan teknis,” tegasnya.
Sri Neni juga menilai modernisasi sektor pertanian harus memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan petani. Menurutnya, keberhasilan suatu program tidak hanya diukur dari penggunaan teknologi, tetapi juga dari meningkatnya produktivitas, efisiensi biaya produksi, serta nilai jual hasil pertanian.
Ia berharap kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Barito Utara, pemerintah daerah lain, akademisi, dan para pelaku pertanian dapat mempercepat transformasi sektor pertanian sehingga mampu meningkatkan daya saing komoditas lokal.
“Kami siap mengawal agar inovasi dari Nganjuk bisa benar-benar dirasakan petani kita di Barito Utara. Semoga ini menjadi awal kebangkitan sektor pertanian daerah kita,” pungkasnya. (tia/cen)



