Bupati Katingan Ajak Masyarakat Jaga Persatuan

Bupati Katingan
Bupati Katingan, Saiful, S.Pd, M.Si saat melaksanakan Safari Nyepi Tahun Saka 1948 di Balai Basarah Kanderang Tingang, Desa Tumbang Baraoi, Kecamatan Petak Malai, baru-baru ini. Foto: Diskominfostandi Katingan

KASONGAN – Bupati Katingan, Saiful, S.Pd, M.Si didampingi Ketua TP-PKK Kabupaten Katingan Ny. Sumiati Saiful dan Sekda Katingan Dr. Ir. Christian Rain, MT melaksanakan kunjungan kerja dalam rangka Safari Nyepi Tahun Saka 1948 di Kecamatan Petak Malai.

Kegiatan tersebut dirangkai dengan penyerahan tali asih kepada pengurus majelis resort Hindu Kaharingan, bertempat di Balai Basarah Kanderang Tingang, Desa Tumbang Baraoi, baru-baru ini.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa kunjungan Safari Nyepi ini menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah untuk memastikan umat Hindu Kaharingan dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman dan khidmat.

“Kami ingin memastikan saudara-saudara kita dapat melaksanakan ritual Nyepi dengan baik. Dari yang kami lihat, pelaksanaan ibadah berjalan dengan lancar. Ini tentu menjadi kebahagiaan bagi kita semua,” ujar Saiful.

Dia menegaskan, kondisi kehidupan beragama yang harmonis seperti ini harus terus dijaga dan dirawat bersama. Menurutnya, kerukunan antar umat beragama merupakan pondasi penting dalam menciptakan kedamaian dan kebahagiaan masyarakat.

“Kita memiliki cita-cita bersama, yakni mewujudkan kehidupan yang rukun dan damai, di mana seluruh umat beragama dapat menjalankan ajaran agamanya tanpa gangguan,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memerangi peredaran narkoba yang dinilai semakin mengkhawatirkan, termasuk di wilayah perdesaan.

“Narkoba adalah musuh nyata kita bersama. Mari kita jaga anak-anak kita agar tidak menjadi korban. Jika ada indikasi peredaran, jangan ragu untuk melaporkannya kepada pihak berwenang,” imbaunya.

Dia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan, memperkuat komunikasi serta berkontribusi dalam pembangunan daerah.

“Ini mengingat, usia Kabupaten Katingan yang masih relatif muda dan masih membutuhkan banyak pembangunan di berbagai sektor,” tuturnya. (ndi)