fbpx

PDNS Dibobol, Aplikasi siCANTIK Tidak Bisa Dioperasikan

sicantik
Kepala DPMPTSP Kotim, Diana Setiawan.

SAMPIT – Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kotawaringin Timur (Kotim), Diana Setiawan, menyampaikan sudah tiga minggu ini aplikasi siCANTIK (Aplikasi Cerdas Layanan Perizinan Terpadu untuk Publik) tidak dapat digunakan, sehingga pihaknya terpaksa menerapkan sistem manual untuk sementara.

“Saat ini pihak Kementerian Kominfo sedang melakukan upaya penyelesaian, karena siCANTIK inikan yang membuat dan mengelolanya kan kementerian. Jadi kami masih menunggu dalam penyelesaiannya, dan sementara ini pelayanan yang ada di dalam siCANTIK kami buat sistem manual dulu,” kata Diana, Minggu (7/7/2024).

Dari lima aplikasi yang dimiliki DPMPTSP hanya aplikasi siCANTIK yang tidak bisa digunakan. Menurutnya, hal tersebut sangat mempengaruhi pelayanan terhadap masyarakat, karena siCANTIK merupakan pelayanan yang sering digunakan masyarakat dalam mengurus izin yang skala kecil.

“siCANTIK ini paling banyak dikunjungi masyarakat dan satu hari itu bisa mencapai 100 pemohon. Karena didalam siCANTIK itu kurang lebih ada 30 pelayanan, yang mana didalamnya itu perizinan skala kecil contohnya seperti warung-warung dan UMKM,” ujarnya.

Diana menjelaskan, saat dibuka dashboard depan aplikasi siCANTIK itu hilang dan data-data pemohon juga hilang. Dan kemungkinan besar, hal tersebut disebabkan adanya efek hacker yang membobol Kementerian Kominfo atau pusat data nasional sementara (PDNS) yang terjadi beberapa hari lalu.

“Tidak hanya di Kotim saja siCANTIK tidak bisa digunakan, tetapi semua daerah yang di Indonesia itu tidak bisa menggunakannya, kemungkinan itu┬ápengaruh hacker. Walaupun data pemohon itu hilang, itu tidak menjadi masalah karena siCANTIK sudah terintegrasi dengan aplikasi siMANDAI, sehingga data pemohon tetap aman,” jelasnya. (pri/cen)

DMCA.com Protection Status