fbpx

Vonis Bebas Bandar Narkoba, Hakim di PN Palangka Raya Didemo Warga

PN
Situasi demo di depan Kantor Pengadilan Negeri Palangka Raya, Jumat (27/01/2022). Foto:Ardo

PALANGKA RAYA – Aksi massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Kalteng melakukan demonstrasi ke Pengadilan Negeri (PN) Kota Palangka Raya, Jumat (27/5/2022) pagi ini.

Tindakan itu merupakan buntut putusan bebas terhadap terdakwa Salihin alias Saleh yang dikenal sebagai bandar besar narkoba oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Kota Palangka Raya.

Melalui slogan Kalteng Menjerit, massa menyerukan penolakan terhadap putusan bebas Pengadilan Negeri Kota Palangka Raya terhadap bandar besar narkoba.

Mosi tidak percaya pada Pengadilan Negeri Kota Palangka Raya dan meminta hakim yang berpihak pada bandar narkoba untuk dipecat.

Tak hanya itu, tokoh adat berencana akan menggelar ritual adat Hinting Pali di Kantor Pengadilan Negeri Kota Palangka Raya, apabila hakim tak menemui massa.

Koordinator Lapangan, Bambang Irawan, mengatakan aksi yang dilakukan merupakan bentuk kekecewaan masyarakat Kalteng terhadap putusan hakim yang membebaskan tersangka kasus narkoba.

“Kami yang peduli atas generasi dan masa depan Kalteng untuk lebih baik tanpa narkoba akan melakukan aksi damai dan ritual adat,” tuturnya.

Situasi aksi tersebut pun semakin memanas ketika salah seorang perwakilan Pengadilan Negeri Palangka Raya, keluar menemui massa. Akan tetapi massa tetap menolak, lantaran perwakilan Pengadilan Negeri Palangka Raya juru bicara bukan hakim yang memvonis bebas Saleh.

“Kami Ingin bertemu bersama tiga orang hakim yang menangani kasus Saleh,” jelas Bambang.

Pihaknya saat ini hanya Ingin mendengarkan apa yang menjadi alasan hakim memberikan keputusan tersebut.

“Intinya kami menanyakan integritas sebagai hakim dalam turut serta memerangi narkoba di Kota Palangka Raya. Kalau tidak mau bertemu berarti mereka ini dewa atau Tuhan,” tegas Bambang

Pihak kepolisian saat ini masih melakukan penjagaan ketat agar massa tak berperilaku anarkis dan kemungkinan terburuknya menerobos ke Kantor Pengadilan Negeri Palangka Raya. (rdo/cen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.