Warga Ponton Ditemukan Tewas Gantung Diri dalam Rumah

Warga Ponton Ditemukan Tewas Gantung Diri dalam Rumah
EVAKUASI: Proses evekuasi jasad korban gantung diri oleh pihak kepolisian dan relawan, Kamis (11/11/2021) sore. (FOTO: ARDO).

PALANGKA RAYA – Peristiwa gantung diri menghebohkan warga kompleks Ponton, tepatnya di Gang 10 Muharram, Jalan Rindang Banua, Kelurahan Pahandut, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya, Kamis (11/11/2021) sore.

Warga ponton yang ditemukan gantung diri tersebut, yakni seorang laki-laki yang diketahui bernama Heri. Pria berprofesi sebagai juru parkir yang diperkirakan berumur 35 tahunan ini ditemukan tewas terlentang dengan leher terikat tali nilon di rumahnya sekitar pukul 15.45 WIB.

Tali yang menjerat leher korban sendiri didapati sudah dalam keadaan putus. Diduga tali tersebut tak kuat menahan tubuh Heri dan tubuhnya jatuh dalam keadaan terlentang beberapa saat setelah korban melakukan aksi bunuh diri.

Kabar tewasnya Heri begitu mengejutkan kerabat dan tetangga sekitar. Salah satu warga menduga korban nekat melakukan aksi tersebut karena banyak beban pikiran.

Korban sendiri diketahui biasa tinggal bersama ibu dan adik laki-lakinya. Namun pada saat kejadian itu, keduanya sedang pulang kampung ke Banjarmasin.
“Saya dikabari dari pihak keluarga dari Banjarmasin sepupu saya ditemukan meninggal dirumah. Dia tinggal disini bersama ibu dan adiknya, kalau sama saya pendiam mas orangnya,” kata Rosita yang merupakan kerabat korban.

Personel Polsek Pahandut dan Tim Inafis Satreksrim Polresta Palangka Raya dibantu relawan melakukan evakuasi terhadap jasad korban ke RSUD Doris Sylavanus untuk dilakukan visum.

Dari hasil visum, Kapolsek Pahandut AKP Susilowati, memastikan korban meninggal murni gantung diri dan tidak ada unsur kekerasan maupun lainnya.

“Namun untuk penyebabnya kita masih dalam proses penyelidikan. Yang pasti visum awal murni dari gantung diri,” kata AKP Susilowati.

Dijelaskan Kapolsek, awal ditemukannya korban ini bermula saat warga sekitar tidak melihat Heri beraktivitas di luar rumah.

Salah satu warga mendatangi rumah korban yang pada saat itu rumah tidak dalam keadaan terkunci. Saat diperiksa, warga dikejutkan saat mendapati korban dalam keadaan leher terikat pada posisi gantung diri yang sudah talinya terputus.

“Saat datang di lokasi, kami langsung lakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan kemudian mengevakuasi korban ke kamar mayat,” kata Kapolsek.

Susilowati menambahkan, Pihaknya juga telah melakukan komunikasi dengan keluarga korban mengenai kejadian tersebut. (rdo/bud)