Bupati Katingan Dorong Kebangkitan Sektor Rotan

Bupati Katingan
Bupati Katingan, Saiful, S.Pd, M.Si membukaan Festival Rotan bertema “Menjawet Rotan, Mahaga Hutan”, di Gedung Dekranasda Kabupaten Katingan, baru-baru ini. (Foto: Diskominfostandi Katingan)

KASONGAN – Bupati Katingan, Saiful, S.Pd, M.Si membukaan Festival Rotan bertema “Menjawet Rotan, Mahaga Hutan”, di Gedung Dekranasda Kabupaten Katingan, baru-baru ini.

Kegiatan juga dirangkaikan dengan pengukuhan Asosiasi Pengrajin Anyaman Katingan dan peninjauan pameran produk rotan hasil karya masyarakat lokal.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah berkontribusi dalam mendorong kebangkitan sektor rotan di Katingan.

Menurut dia rotan bukan sekadar komoditas ekspor, melainkan bagian penting dari identitas dan kehidupan masyarakat Katingan.

“Rotan adalah jiwa masyarakat kita. Di balik setiap anyaman, ada harapan, ada sejarah dan ada masa depan yang ingin kita bangun bersama,” ujarnya.

Bupati juga memberikan penghargaan kepada tiga elemen utama penggerak sektor ini, yakni pengusaha, pengrajin dan petani rotan.

Ketiganya memiliki peran strategis dalam mengangkat kembali kejayaan rotan yang sempat mengalami masa keterpurukan. Diakuinya, beberapa waktu lalu sektor rotan sempat mengalami stagnasi, bahkan ditinggalkan masyarakat akibat rendahnya nilai jual.

“Akibatnya, banyak petani beralih ke komoditas lain seperti kelapa sawit. Ini menjadi pelajaran bagi kita semua. Ketika rotan tidak lagi menjanjikan, masyarakat kehilangan harapan. Namun hari ini, kita melihat semangat itu kembali tumbuh. Ini momentum yang harus kita jaga bersama,” kata Saiful.

Lebih lanjut, Bupati menyebutkan, bahwa kebangkitan sektor rotan tidak hanya berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat, tetapi juga berkontribusi terhadap pelestarian hutan.

Sebagai hasil hutan non-kayu, rotan dinilai memiliki nilai ekologis tinggi karena pemanfaatannya tidak merusak lingkungan, bahkan mendorong masyarakat untuk menjaga kelestarian hutan.

Dalam kesempatan tersebut, Saiful juga mengajak, seluruh perangkat daerah (OPD) untuk turut aktif mendukung para pelaku usaha rotan, baik melalui kebijakan, fasilitasi maupun promosi.

“Saya berharap, Kabupaten Katingan ke depan dapat menjadi daerah percontohan dalam pengelolaan rotan di tingkat nasional,” tuturnya.

Tak hanya itu, Saiful juga membuka peluang seluas-luasnya bagi investor untuk berinvestasi di sektor rotan maupun sektor lainnya di Katingan.

Dia menegaskan, bahwa pemerintah daerah siap memberikan dukungan penuh guna menciptakan iklim investasi yang kondusif, meskipun di tengah tantangan keterbatasan anggaran daerah dan tekanan ekonomi global.

“Kami menyadari adanya keterbatasan anggaran dalam beberapa tahun terakhir, namun hal itu tidak mengurangi semangat kami untuk terus membangun. Justru dengan kolaborasi bersama dunia usaha, kita optimistis mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya. (ndi)