MUARA TEWEH – Pembangunan Jembatan Lahei yang menjadi salah satu prioritas infrastruktur di Kabupaten Barito Utara mendapat perhatian serius dari DPRD setempat.
Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Barito Utara dari Fraksi PDI Perjuangan, Henny Rosgiaty Rusli, meminta agar penentuan lokasi pembangunan jembatan dilakukan melalui kajian komprehensif sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Henny saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musrenbang RKPD) Tahun 2027 di Muara Teweh, Kamis (5/3/2026).
Legislator dari Daerah Pemilihan Barito Utara-2 itu mengusulkan agar pembangunan Jembatan Lahei dipusatkan pada area yang menjadi titik temu antara Kecamatan Lahei dan Kecamatan Lahei Barat.
“Pemilihan lokasi yang tepat akan menentukan sejauh mana infrastruktur ini mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Jika dibangun di posisi tengah, maka aksesibilitas warga dari kedua kecamatan akan semakin terbuka lebar,” ujarnya.
Menurutnya, pembangunan jembatan tidak hanya berfungsi menghubungkan dua wilayah yang dipisahkan sungai, tetapi juga harus mampu menjadi motor penggerak perekonomian masyarakat.
Ia menilai kelancaran mobilitas barang dan masyarakat akan berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi di wilayah Lahei dan sekitarnya.
Melalui forum Musrenbang RKPD tersebut, Henny berharap pemerintah daerah dapat menampung berbagai aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui wakil rakyat di DPRD.
Ia menegaskan sinergi antara eksekutif dan legislatif sangat diperlukan agar program pembangunan yang direncanakan benar-benar tepat sasaran serta berkelanjutan.
“DPRD akan terus mengawasi pembangunan infrastruktur seperti Jembatan Lahei memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Barito Utara,” pungkasnya. (tia/cen)



