Anggota DPRD Hadiri Syukuran HUT PGRI ke-79 dan HGN 2024

dprd
Anggota DPRD Barito Utara hadiri syukuran HUT PGRI dan Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2024, yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah setempat, di arena Tiara Batara Muara Teweh, Kamis (10/10). Foto:Ist

MUARA TEWEH– Anggota DPRD Barito Utara hadiri syukuran HUT PGRI dan Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2024, yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah setempat, di arena Tiara Batara Muara Teweh, Kamis (10/10).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh lima Anggota DPRD, yaitu Hj Netty Herawati, Hj Sri Neni Trianawati, Ardianto, Patih Herman AB dan Bina Husada.

Anggota DPRD Barito Utara Patih Herman AB mengatakan peran guru dalam perjalanan bangsa Indonesia sangat besar dan sangat menentukan. Guru merupakan pembimbing serta motivator dan mentor, yang dapat menjadi panutan para muridnya.

“Dengan peran guru yang sangat strategis ini, pemerintah menaruh harapan besar kepada para guru dan berharap PGRI dan selurun jajaran pendidik untuk terus memperjuangkan pendidikan yang inklusif, aman, serta nyaman, dan sekaligus menyenangkan anak-anak kita semuanya,” kata anggota DPRD dari Frakai Partai Demokrat Barito Utara, Patih Herman AB.

Anggota DPRD lainnya, Hj. Nety Herawati menambahkan bahwa sekolah bukan hanya menjadi tempat untuk belajar, namun dapat menumbuh kembangkan potensi serta bakat yang anak miliki.

“Sekolah menjadi taman belajar untuk menumbuh kembangkan bakat dan potensi anak, sehingga menjadi anak yang kokoh secara fisik, emosional, dan spiritual, serta anak yang cerdas dan terampil,” kata Hj. Nety Herawati.

Lebih lanjut, Ardianto juga menyampaikan bahwa PGRI juga terus berupaya untuk dapat memperjuangkan hak-hak guru di Kabupaten Barito Utara menuju guru yang sejahtera. Tidak ada kekuatan tanpa persatuan. Tidak ada persatuan tanpa berhimpun dan berserikat secara profesional untuk kepentingan pembangunan bangsa, itu lah PGRI tempat para guru berhimpun.

Dirinya juga berharap agar setiap guru dapat terus mengembangkan diri dan meningkatkan kualitas pendidikan yang mereka berikan. Di era digital ini, kita dituntut untuk beradaptasi dengan berbagai metode pembelajaran yang inovatif.

“Mari kita saling mendukung, berbagi pengalaman dan bekerjasama untuk menciptakan lingkungan belajar yang inspiratif dan menyenangkan bagi siswa-siswi kita, semoga setiap guru memiliki akses terhadap pelatihan dan sumber daya yang diperlukan untuk mencapai hal tersebut,” ungkapnya. (tia)