PULANG PISAU – Bupati Pulang Pisau (Pulpis), H Ahmad Rifa’i meminta seluruh pihak untuk gerak cepat melakukan identifikasi dan investigasi setiap terjadi kejadian dan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di wilayah Kabupaten Pulpis.
“Saya minta identifikasi dan investigasi harus lebih cepat. Begitu ada kejadian, segera turun ke lapangan, lihat kondisi dan cari tahu penyebabnya agar langkah penanganan dapat dilakukan secara tepat dan cepat,” ucap Bupati Pulpis, H Ahmad Rifa’i saat menghadiri Rapat Pembentukan Pos Komando dan Pos Lapangan di Pusdalop yang berlangsung di kantor BPBD Pulpis, pekan tadi.
Menurutnya, kecepatan dalam merespons laporan menjadi hal penting, mengingat kondisi cuaca yang kering dapat membuat api dengan cepat meluas serta sulit dikendalikan.
Bupati, juga meminta jajaran terkait memperkuat koordinasi dan memperbanyak aksi di lapangan, terutama di wilayah yang dianggap rawan terjadi Karhutla.
“Nah, hari ini saya mengkoordinasikan terkait rapat posko dan poslap di BPPD. Tujuannya bagaimana pencegahan lebih awal, terutama diaktifkannya semua posko-posko di tiap kecamatan. Jadi, jangan sampai kita terlambat dalam penangananya dan jangan sampai terjadi karhutla seperti di Tumbang Nusa,” kata H Ahmad Rifa’i.
Ia berharap seluruh unsur, mulai dari pemerintah daerah, aparat, petugas pemadam, hingga masyarakat dapat bersama-sama mencegah terjadinya karhutla. Dimana kata Bupati, koordinasi juga sangat penting dalam rangka pencegahan dan penanganan karhutla di daerah kita.
“Nah, pembentukan Pos Komando dan Pos Lapangan di Pusdalop ini merupakan upaya kesiapsiagaan dan pencegahan dari ancaman kebakaran hutan dan lahan. Sehingga diharapkan setiap kejadian dan potensi karhutla dapat di tangani dan cegah dengan maksimum,” imbuhnya. (ung/abe)



