Pemkab Pulpis Pererat Silaturahmi melalui Safari Maulid

Pemkab Pulpis
Bupati Pulang Pisau, H. Ahmad Rifa’i menghadiri Safari Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M di Masjid Baiturrahman, Desa Tahai Baru, Kecamatan Maliku. Foto: IST

PULANG PISAU – Bupati Pulang Pisau (Pulpis), H. Ahmad Rifa’i menghadiri Safari Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M digelar di Masjid Baiturrahman, Desa Tahai Baru, Kecamatan Maliku.

Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi pemerintah daerah bersama masyarakat untuk mempererat tali silaturahmi, sekaligus meningkatkan nilai-nilai keagamaan dan kebersamaan di tengah masyarakat.

Bupati H. Ahmad Rifa’i menyampaikan rasa syukur dapat berkumpul bersama masyarakat dalam rangka memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Menurutnya, peringatan Maulid Nabi tidak semata-mata menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga momentum penting untuk memperkuat keimanan, mempererat ukhuwah Islamiyah serta meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

“Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini. Mari kita bersama-sama, meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Bupati.

Ia berharap, peringatan Maulid Nabi dapat semakin memperkokoh nilai-nilai keagamaan dan kebersamaan masyarakat Kabupaten Pulang Pisau, sehingga tercipta kehidupan yang rukun, damai, harmonis dan penuh keberkahan.

Selain menyampaikan pesan keagamaan, bupati juga mengingatkan masyarakat, khususnya warga Desa Tahai Baru dan Kecamatan Maliku, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Bupati meminta, masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu terjadinya kebakaran serta mengajak perangkat desa bersama seluruh unsur masyarakat untuk terus menjaga wilayah masing-masing.

“Khususnya kepada masyarakat Kecamatan Maliku, Desa Tahai Baru, saya mengimbau agar selalu waspada terhadap Karhutla. Kepada perangkat desa, mari bersama-sama menjaga wilayah agar tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan,” imbuhnya. (ung/abe)