KASONGAN – Bupati Katingan, Saiful, S.Pd, M.Si mengajak para pelajar untuk memperkuat benteng diri dari ancaman penyalahgunaan narkoba sebagai upaya menjaga masa depan generasi muda Kabupaten Katingan.
Pesan tersebut disampaikan saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 SMA Negeri 2 Kasongan yang dirangkaikan dengan pembukaan Bazar Nusantara di SMA Negeri 2 Kasongan, baru-baru ini.
Bupati menegaskan, bahwa penyalahgunaan narkoba merupakan ancaman serius yang tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga menghancurkan masa depan generasi muda.
Menurutnya, pelajar merupakan kelompok usia yang rentan dipengaruhi oleh lingkungan dan pergaulan sehingga membutuhkan perhatian, pendampingan serta pembinaan dari seluruh elemen masyarakat.
“Pelajar hari ini adalah pemimpin di masa yang akan datang. Di tangan merekalah harapan pembangunan Kabupaten Katingan dan bangsa ini berada. Karena itu, jangan sampai mereka terjerumus ke dalam penyalahgunaan narkoba yang hanya akan merusak masa depan,” ujar Saiful.
Ia mengatakan, pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri dalam mencegah penyalahgunaan narkoba. Diperlukan sinergi antara sekolah, orang tua, aparat penegak hukum, tokoh masyarakat, hingga lingkungan sekitar agar para pelajar mendapatkan pengawasan dan edukasi yang berkelanjutan.
“Guru memiliki peran strategis tidak hanya sebagai pendidik, tetapi juga sebagai pembimbing yang mampu menanamkan nilai-nilai kehidupan, membangun karakter. Selain itu, mengarahkan siswa agar mampu mengambil keputusan yang benar ketika menghadapi berbagai bentuk pengaruh negatif,” tuturnya.
Bupati, juga menyinggung adanya kasus penyalahgunaan narkoba yang belakangan terjadi di Kabupaten Katingan. Ia berharap, peristiwa tersebut menjadi pelajaran bersama bahwa ancaman narkoba dapat menyasar siapa saja, termasuk generasi muda yang sedang menempuh pendidikan.
“Kita tentu tidak ingin anak-anak kita menjadi korban. Karena itu saya mengajak seluruh pelajar untuk berani mengatakan tidak terhadap narkoba dan menjauhi lingkungan maupun pergaulan yang dapat membawa kepada penyalahgunaan barang terlarang tersebut,” tegasnya.
Saiful mengingatkan, bahwa para pelaku peredaran narkoba kerap menjadikan kalangan remaja sebagai sasaran karena dinilai mudah dipengaruhi. Oleh sebab itu, ia meminta para pelajar lebih selektif dalam memilih teman bergaul dan tidak mudah tergoda oleh ajakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun keluarga.
“Menjauhkan diri dari orang-orang yang terlibat narkoba merupakan salah satu langkah terbaik untuk melindungi diri. Jangan pernah mencoba, karena sekali terjerumus dampaknya akan sangat besar bagi masa depan,” katanya. (ndi)



