Bupati Katingan dan Wabup Pimpin RUPSLB PT. KMP Tahun 2026

Bupati Katingan
Bupati Katingan, Saiful, S.Pd, M.Si bersama Wakil Bupati Katingan, Firdaus, ST memimpin RUPS LB PT. Katingan Mandiri Persada Tahun 2026, di Rumah Jabatan Bupati Katingan, baru-baru ini. (Foto: Diskominfostandi Katingan)

KASONGAN – Bupati Katingan, Saiful, S.Pd, M.Si bersama Wakil Bupati (Wabup), Firdaus, ST memimpin Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT. Katingan Mandiri Persada (KMP) Tahun 2026 yang berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Katingan, baru-baru ini.

Rapat tersebut membahas keberlangsungan PT. KMP sekaligus menerima laporan aset, laporan keuangan serta pengunduran diri jajaran pengurus lama perusahaan daerah tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati secara resmi menerima pengunduran diri pengurus lama perusahaan daerah tersebut dan menetapkan jajaran pengurus baru.

Dalam arahannya, Bupati menyampaikan, bahwa beberapa waktu lalu Komisaris dan Direktur PT. KMP telah mengajukan pengunduran diri.

“RUPS LB ini menjadi bagian dari proses menjawab pengunduran diri tersebut, sekaligus menentukan langkah lanjutan perusahaan daerah ke depan,” ujarnya.

Dia juga menyampaikan penghargaan dan apresiasi kepada Komisaris dan Direktur lama yang selama ini telah mendedikasikan pengabdiannya melalui PT. KMP.

“Semangat dan dedikasi yang telah ditunjukkan telah menjadi teladan, terlebih dalam kondisi perusahaan yang penuh keterbatasan,” ucapnya.

Bupati menegaskan, bahwa Pemerintah Kabupaten Katingan menerima laporan keuangan dan laporan aset yang telah disampaikan oleh pengurus lama PT. KMP.

“Meski demikian, masih terdapat beberapa hal yang perlu ditindaklanjuti, terutama terkait penilaian aset dan kemungkinan penghapusan sejumlah barang agar tidak menjadi beban bagi pengurus baru nantinya,” tuturnya.

Sementara Wabup, turut menyampaikan, pandangannya terkait kondisi perusahaan daerah tersebut. Dia menekankan pentingnya kepastian dan keberadaan aset yang dimiliki PT Katingan Mandiri Persada.

“Yang terpenting pemerintah daerah sudah mengetahui keberadaan aset-aset yang ada. Takutnya daftar aset ada, tetapi barangnya tidak diketahui di mana. Kalau sudah diketahui, berarti tidak ada masalah dan laporan ini bisa kita terima,” kata Firdaus.

Dia juga menggambarkan, kondisi PT. KMP selama beberapa tahun terakhir penuh tantangan sehingga sulit berkembang secara optimal.

“Kita memahami kondisi PT. KMP selama ini seperti kehilangan induk dan kandang. Tidak ada usaha yang benar-benar menopang sehingga perusahaan ini bisa bertumbuh. Harapan kita tentu perusahaan daerah ini nantinya mampu memberikan kontribusi terhadap PAD Kabupaten Katingan,” tambahnya.

Saiful menunjuk Mahbup Indra Pratama sebagai Direktur PT Katingan Mandiri Persada dan Mohdani Ilyas sebagai Komisaris.

“Saya memberikan kesempatan kepada mereka untuk melanjutkan pengabdian kepada Kabupaten Katingan melalui PT. KMP. Laksanakan amanah ini dengan penuh tanggung jawab, dedikasi dan semangat untuk kemajuan Kabupaten Katingan,” katanya. (ndi)