PALANGKA RAYA–Gregorius Doni Senun salah satu tokoh dan juga Ketua DPP Paguyuban Keluarga Besar Flobamora periode 2023-2028 di Provinsi Kalteng, menilai bahwa sosok Abdul Razak layak untuk menjadi Gubernur Kalteng.
“Kalau melihat sosok Abdul Razak yang merupakan tokoh masyarakat dan saat ini menjadi Wakil Ketua DPRD Kalteng di beberapa periode, ya saya pikir dia baik dan dibilang layak. Terlebih sudah menjadi wakil rakyat, tentunya lebih layak,” ucapnya saat dibincangi usai pembukaan musyawarah pusat Ke-2 Paguyuban Flobamora di Bangunan Gereja Katolik Pertama di Kota Palangka Raya.
Walau begitu, Gregorius Doni Senun, menegaskan bahwa penilaian setiap orang tidak sama. Maksudnya, dalam kedudukannya sebagai ketua DPP, tidak mengarahkan dan memberikan kebebasan setiap anggota Flobamora di Kalteng untuk menentukan pilihannya.
“Pada prinsipnya sebagai ketua DPP, artinya sebagai organisasi masyarakat, dimana secara undang-undang kita tidak berafiliasi kepada partai politik manapun. Tetap memberikan kebebasan kepada setiap warga Flobamora di Kalteng, untuk menggunakan hak politiknya dalam memilih siapa yang dipercayakannya. Jadi kita tidak mengarahkan, silahkan secara pribadi untuk menilai siapa yang layak untuk didukung, ya silahkan,” tegasnya.
Gregorius menyampaikan, bahwa Paguyuban Keluarga Flobamora yang terdiri dari masyarakat suku kepulauan Flores, Sumba, Timor, dan Alor, yang berdomisili di Kalteng, kini telah terbentuk di 12 kabupaten dan satu kota pada tingkat DPP. Semetara ditingkat DPC terdapat di setiap perusahaan perkebunan dan pertambangan.
Keberadaan warga Flobamora Kalteng yang terdata diperkirakan sekitar 3.000 kepala keluarga yang sebagian besar bekerja di sektor perkebunan dan pertambangan di Bumi Tambun Bungai ini.
Pembukaan musyawarah Flobamora Kalteng saat itu, turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Kalteng dari Partai Golkar, Ir. Abdul Razak, Ketua PWNU Kalteng Wahyudi F. Dirun. Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI) Kalteng dipimpin ketuanya Ir. Irbar P. Senobua dan wakilnya Ivan Diauw, Sekretaris Yan Taba dan praktisi pendidikan di sekolah Katolik Suryanto Mapau dan juga ada anggotanya dari unsur Wanita Katolik asal Toraja Antonia Kupa Masalle sebagai salah seorang calon legislatif dari Partai Golkar di Pemilu 2024. (rul/cen)
BACA JUGA: Kembali Berulah, Emak-emak Residivis Ditangkap Lagi



