Bupati Kotim Puji Kinerja Hotman Siagian, PNBP KSOP Sampit Capai 135 Persen Target Nasional

ksop
Bupati Kotim Halikinnor (kanan) saat menyerahkan cendera mata kepada Hotman Siagian saat coffee morning dan pelepasan Kepala KSOP Kelas III Sampit di Hotel Aquarius Sampit, Selasa (20/10/2026). Foto: Apri

SAMPIT – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Halikinnor, memberikan apresiasi atas inovasi dan prestasi Hotman Siagian selama menjabat Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Sampit. Salah satu capaian yang menjadi sorotan adalah realisasi Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang mencapai 135 persen dari target nasional.

Apresiasi tersebut disampaikan Halikinnor dalam kegiatan coffee morning sekaligus pelepasan resmi Hotman Siagian di Hotel Aquarius Sampit, Selasa (20/10/2026).

Hotman selanjutnya mendapat penugasan baru sebagai Kepala KSOP Kelas III Sunda Kelapa, Jakarta. Ia diketahui mulai bertugas di Sampit sejak 9 Mei 2025 dan telah mengabdi selama sekitar satu tahun lima bulan.

“Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat, kami mengucapkan selamat kepada Pak Hotman Siagian. Semoga beliau selalu sehat bersama keluarga dan semakin sukses di tempat tugas yang baru,” ujar Halikinnor.

Menurutnya, selama bertugas di Sampit, Hotman telah menunjukkan kontribusi dalam meningkatkan pelayanan kepelabuhanan serta memperkuat koordinasi lintas instansi. Berbagai capaian tersebut dinilai tidak terlepas dari sinergi antara KSOP, pemerintah daerah, dan para pemangku kepentingan.

Halikinnor menilai pengelolaan aktivitas pelabuhan, khususnya saat periode angkutan Lebaran, membutuhkan koordinasi dan kesiapan yang matang. Ribuan penumpang yang menggunakan transportasi laut harus mendapatkan pelayanan yang aman, tertib, dan lancar.

“Tidak mudah mengurus ribuan orang di pelabuhan saat arus mudik Lebaran. Namun, dengan kebersamaan, sinergi, dan kekompakan yang terjalin, tugas-tugas berat tersebut dapat dilaksanakan dengan baik,” ungkapnya.

Ia menegaskan, pergantian jabatan merupakan bagian dari perjalanan karier aparatur negara. Penugasan di tempat baru tidak seharusnya memutus hubungan baik yang telah terjalin antara pejabat, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Halikinnor berharap komunikasi dan silaturahmi dengan Hotman tetap terpelihara meskipun kini bertugas di Jakarta.

“Perpindahan ini hanya pergantian tempat tugas. Sebagai aparatur negara, di mana pun ditugaskan harus siap menjalankan amanah. Namun, itu bukan berarti memutuskan silaturahmi yang sudah terjalin dengan sangat baik selama ini,” tegasnya.

Sementara itu, Hotman Siagian menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kabupaten Kotim, masyarakat, TNI/Polri, instansi terkait, insan maritim, serta para pelaku usaha selama dirinya bertugas di Sampit.

Ia menilai kolaborasi lintas instansi menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran operasional pelabuhan dan meningkatkan kualitas pelayanan transportasi laut.

“Kesan kami sangat luar biasa, masyarakat dan pemerintah setempat sangat mendukung. Dalam pelaksanaan tugas, kami selalu bersinergi dan berkolaborasi,” ujar Hotman.

Hotman menjelaskan, selama memimpin KSOP Sampit sejak 9 Mei 2025, pihaknya menjalankan tugas dengan berpedoman pada peraturan dan standar operasional prosedur (SOP). Koordinasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan juga terus dilakukan untuk mendukung pelayanan kepelabuhanan.

Salah satu capaian yang disampaikan adalah realisasi PNBP KSOP Sampit sebesar 135 persen dari target nasional. Selain itu, penyelenggaraan posko angkutan laut pada masa mudik Lebaran serta angkutan Natal dan Tahun Baru di Pelabuhan Sampit juga berjalan dengan baik.

Capaian tersebut menjadi bagian dari evaluasi kinerja selama masa kepemimpinannya. Namun, keberhasilan pelayanan pelabuhan, menurut Hotman, tidak dapat dilepaskan dari kontribusi berbagai pihak yang terlibat dalam aktivitas maritim.

Ia berharap sinergi yang telah dibangun dapat terus dipertahankan dan dikembangkan oleh jajaran KSOP Sampit setelah dirinya berpindah tugas.

“Mohon selalu dukungan, sinergi dan kolaborasi agar kita dapat mencapai tujuan organisasi, yang utama adalah dalam rangka mewujudkan transportasi laut yang aman, nyaman, selamat, serta berdaya saing,” katanya.

Untuk sementara, tugas Kepala KSOP Kelas III Sampit dijalankan oleh Capt. Indra Novel Sinaga sebagai pelaksana tugas (Plt) hingga ditetapkannya pejabat definitif yang baru.

Hotman berharap berbagai program dan capaian yang telah dirintis selama bertugas di Sampit dapat dilanjutkan. Menurutnya, keberlanjutan koordinasi dan kolaborasi menjadi hal penting untuk menjaga kualitas pelayanan transportasi laut di wilayah Kotim.

Halikinnor pun berharap Hotman tetap mengingat Sampit sebagai bagian dari perjalanan pengabdiannya.

“Semoga semakin sukses di tempat yang baru dan tidak melupakan Sampit. Siapa pun yang pernah mengenyam air Mentaya, insyaallah akan selalu mengingat Sampit dan suatu saat ingin datang kembali,” pungkasnya. (pri/cen)