LAMANDAU – Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra memimpin langsung Apel Gabungan Gelar Sarana Prasarana (Sarpras) Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dan Patroli Skala Besar. Hal itu digelar dalam rangka Pencegahan dan Penanganan Karhutla di Wilayah Hukum Polres Lamandau, Senin (28/9/2026) bertempat di Lapangan Mako Polres Lamandau.
Apel gabungan yang diinisiasi oleh Polres Lamandau ini dihadiri oleh Dandim Lamandau Letkol Arm. Ady Kurniawan,M.Han, Kapolres Lamandau, AKBP Eko Yusmiarto, S.I.K. BPBD, Kasatpol PP, perwakilan Perusahaan Besar Swasta (PBS) serta seluruh personel gabungan TNI-Polri, Manggala Agni dan Damkar.
Dalam amanatnya sebagai pimpinan apel, Bupati Rizky Aditya Putra menegaskan bahwa apel gelar sarpras ini merupakan bentuk kesiapsiagaan nyata Pemkab Lamandau bersama TNI-Polri dalam menghadapi ancaman Karhutla yang diprediksi masih akan berlangsung selama 5 minggu ke depan hingga awal November.
“Kita tidak boleh lengah. Prediksi BMKG, musim hujan baru akan datang awal November. Artinya kita masih punya waktu rawan yang panjang. Hari ini kita cek langsung kesiapan personel dan peralatan, dari mobil water canon, mesin pompa, hingga alat pelindung diri,” tegas Bupati Rizky.
Bupati juga memberikan apresiasi kepada Kapolres dan Dandim Lamandau yang telah bergerak cepat menggelar patroli skala besar bersama. Ia meminta patroli pencegahan dilakukan hingga tingkat desa, dengan melibatkan perusahaan dan masyarakat melalui sistem cluster yang telah disepakati sebelumnya.
Sementara itu, Kapolres Lamandau AKBP Eko Yusmiarto, S.I.K. menyampaikan bahwa Polres Lamandau telah menyiapkan ratusan personel untuk patroli terpadu pencegahan Karhutla dan penegakan hukum bagi pelaku pembakar lahan.
Senada dengan itu, Dandim Lamandau Letkol Arm. Ady Kurniawan, M.Han menegaskan TNI siap mendukung penuh dan mengerahkan Babinsa di setiap desa rawan Karhutla untuk melakukan sosialisasi dan pemadaman dini.
Kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan sarpras Karhutla oleh Bupati bersama Forkopimda dan pelepasan Tim Patroli Skala Besar untuk melakukan patroli di wilayah-wilayah rawan Karhutla di Kabupaten Lamandau. (han/abe)



