PALANGKA RAYA — Dua pelajar Kalimantan Tengah akan mewakili provinsi tersebut dalam Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Tingkat Nasional Tahun 2026. Mereka adalah Rasya Alika Farshi dari SMA Negeri 1 Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, dan Ribka Bawin Hatalisinta Lumamba dari SMA Negeri 1 Basarang, Kabupaten Kapuas.
Kedua pelajar itu berhasil lolos setelah mengikuti seleksi berjenjang dari tingkat kabupaten hingga tingkat Provinsi Kalimantan Tengah.
Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Tengah secara resmi menetapkan Rasya dan Ribka sebagai peserta tingkat nasional. Nama keduanya tercantum dalam Surat Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Tengah Nomor 553/94/LLJ/IX/2026 tertanggal 4 September 2026 tentang pemanggilan peserta Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan LLAJ Tingkat Nasional Tahun 2026.
Rasya Alika Farshi sebelumnya meraih Juara I dalam Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan LLAJ Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026.
Pelajar SMA Negeri 1 Pangkalan Bun itu melewati seleksi sejak tingkat Kabupaten Kotawaringin Barat sebelum melaju ke tingkat provinsi.
Prestasi tersebut mengantarkan Rasya menjadi salah satu wakil Kalimantan Tengah dalam ajang nasional.
Sementara itu, Ribka Bawin Hatalisinta Lumamba juga berhasil mengamankan tempat sebagai perwakilan Kalimantan Tengah.
Pelajar SMA Negeri 1 Basarang, Kabupaten Kapuas, itu akan bersama Rasya membawa nama Kalimantan Tengah dalam Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan LLAJ Tingkat Nasional Tahun 2026.
Keberhasilan dua pelajar tersebut menunjukkan bahwa generasi muda Kalimantan Tengah mampu bersaing di tingkat nasional sekaligus mengambil peran dalam membangun budaya keselamatan berlalu lintas.
Pada tingkat nasional, Rasya dan Ribka dijadwalkan mengikuti rangkaian kegiatan pada 14–17 September 2026.
Kegiatan akan berlangsung di PPSDMAP Sempak, Bogor, serta Kantor Kementerian Perhubungan.
Selama kegiatan, peserta akan mengikuti berbagai agenda penilaian dan pembekalan. Materi yang diberikan meliputi manajemen kampanye keselamatan, perilaku pelajar berkeselamatan di jalan, public speaking, keselamatan berkendara, motivasi, dan pengembangan diri.
Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan LLAJ tidak hanya mencari pelajar berprestasi. Ajang ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya keselamatan di jalan.
Melalui kegiatan tersebut, para peserta diharapkan mampu memahami budaya tertib berlalu lintas, memiliki kemampuan menyampaikan pesan keselamatan, serta menjadi contoh bagi teman sebaya.
Keberangkatan Rasya dan Ribka ke tingkat nasional menjadi kebanggaan bagi sekolah masing-masing. Keduanya juga membawa nama Kabupaten Kotawaringin Barat, Kabupaten Kapuas, dan Kalimantan Tengah ke panggung nasional.
Lebih dari sekadar mengejar prestasi, Rasya dan Ribka kini memiliki kesempatan untuk menjadi pelopor keselamatan lalu lintas di lingkungan sekolah dan masyarakat. (*/cen)



