PALANGKA RAYA – Program potong rambut gratis yang digagas Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya bersama komunitas barber diserbu masyarakat, Jumat (17/7/2026).
Kegiatan yang menjadi bagian dari peringatan HUT ke-69 Kota Palangka Raya dan HUT ke-61 Pemko Palangka Raya itu berlangsung di Aula Palampang Tarung, Jalan Tjilik Riwut Km 5.
Layanan potong rambut gratis dibuka mulai Pukul 10.00 hingga 16.00 WIB atas inisiatif Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin. Belasan barber dari berbagai barbershop di Kota Cantik dilibatkan untuk memberikan layanan kepada masyarakat tanpa dipungut biaya.
Sekretaris Daerah Kota Palangka Raya, Arbert Tombak, mengatakan kegiatan tersebut digagas sebagai bentuk kolaborasi pemerintah dengan komunitas di tengah keterbatasan anggaran. Menurutnya, pemerintah berupaya menggali potensi masyarakat agar tetap dapat menghadirkan kegiatan yang bermanfaat.
“Ya, ini kita gagas, karena diperhadapkan dengan keterbatasan anggaran. Sehingga kita menggali potensi-potensi yang ada di sekitar wilayah Kota Palangka Raya. Kebetulan kawan-kawan dari komunitas ingin berbagi kepada masyarakat untuk potong rambut gratis hari ini,” jelasnya.
Kolaborasi seperti ini diharapkan terus berkembang. Menurut Arbert, masyarakat yang memiliki keterampilan dapat ikut berkontribusi melalui kegiatan sosial sehingga manfaatnya bisa dirasakan lebih luas.
“Harapan kita ke depan, bagi masyarakat kita yang punya kemampuan potong rambut bisa lebih memantapkan lagi. Pemko Palangka Raya melalui komunitas memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk ikut potong rambut secara gratis,” tambah Sekda Kota.
Antusiasme masyarakat juga terlihat sejak pagi. Warga dari berbagai kalangan memadati lokasi dan rela mengantre untuk mendapatkan layanan cukur rambut gratis yang disediakan para barber.
Tak hanya masyarakat umum, jajaran Forkopimda, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), hingga staf Pemerintah Kota Palangka Raya juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk merapikan penampilan. Terlihat Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, salah seorang anggota DPRD, hingga staf Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan ikut memangkas rambut.
Salah seorang barber, Ariffin, mengatakan seluruh tukang cukur yang terlibat berasal dari berbagai barbershop di Kota Palangka Raya. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian para pelaku usaha terhadap masyarakat sekaligus memeriahkan hari jadi kota.
“Semua tukang cukur yang terlibat berasal dari berbagai barbershop di Kota Palangka Raya. Kami ingin ikut berkontribusi melalui kegiatan sosial seperti ini,” katanya.
Ariffin berharap Pemko dapat memberikan dukungan berupa pelatihan dan peningkatan keterampilan bagi para barber agar kualitas sumber daya manusia di industri barbershop terus meningkat dan mampu mengikuti perkembangan tren gaya rambut.
Program potong rambut gratis ini pun menjadi salah satu rangkaian kegiatan yang mewarnai perayaan HUT ke-69 Kota Palangka Raya dan HUT ke-61 Pemerintah Kota Palangka Raya. (ter/abe)



