PALANGKA RAYA – Bakal calon Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) periode 2026–2030, Prof. Bhayu Rhama, S.T., M.B.A., Ph.D., menegaskan komitmennya untuk mempercepat pengembangan sumber daya akademik dan memperluas layanan pendidikan tinggi di lingkungan kampus terbesar di Kalimantan Tengah (Kalteng).
Komitmen tersebut disampaikan Prof. Bhayu saat kegiatan sosialisasi bakal calon Rektor UPR periode 2026–2030 yang digelar di Fakultas Kedokteran, Senin (29/6/2026).
Dalam pemaparannya, Prof. Bhayu menyoroti pentingnya percepatan peningkatan jumlah guru besar sebagai salah satu indikator kemajuan perguruan tinggi. Menurutnya, keberadaan guru besar tidak hanya meningkatkan reputasi akademik universitas, tetapi juga memperkuat kapasitas riset dan inovasi yang berdampak bagi masyarakat.
“Percepatan guru besar menjadi salah satu prioritas yang perlu mendapat perhatian serius. Dengan semakin banyaknya profesor, maka kapasitas akademik dan daya saing UPR juga akan semakin kuat,” ujarnya.
Selain itu, Prof. Bhayu juga menekankan pentingnya pemenuhan dan peningkatan fasilitas laboratorium, khususnya untuk Program Studi Teknologi Laboratorium Medis (TLM) Fakultas Kedokteran Universitas Palangka Raya.
Ketersediaan alat laboratorium yang memadai dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung proses pembelajaran, penelitian, serta peningkatan kompetensi mahasiswa.
Menurutnya, penguatan sarana dan prasarana laboratorium harus menjadi bagian dari strategi pengembangan kampus agar lulusan yang dihasilkan memiliki kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan ilmu pengetahuan.
Tak hanya itu, Prof. Bhayu juga mengungkapkan rencana pengembangan program studi baru di bidang kesehatan. Dua program studi yang menjadi perhatian adalah Program Studi Kesehatan Masyarakat dan Program Studi Kedokteran Gigi.
Pembukaan kedua program studi di Fakultas Kedokteran tersebut diharapkan dapat menjawab kebutuhan sumber daya manusia di sektor kesehatan, khususnya di Kalteng yang masih membutuhkan tenaga kesehatan profesional dalam jumlah memadai.
Ia menilai UPR memiliki potensi besar untuk terus berkembang menjadi pusat pendidikan unggulan di wilayah Kalimantan dengan menghadirkan program-program akademik yang relevan dengan kebutuhan daerah maupun nasional.
Melalui berbagai program pengembangan tersebut, Prof. Bhayu berharap UPR dapat semakin meningkatkan kualitas pendidikan, memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan tinggi, serta memperkuat kontribusi kampus dalam pembangunan daerah.
“Kampus harus terus bertumbuh dan mampu menjawab tantangan masa depan. Karena itu, penguatan SDM akademik, fasilitas pendidikan, dan pengembangan program studi menjadi bagian penting dalam mewujudkan UPR yang lebih maju dan berdaya saing,” pungkasnya. (cen)



