KASONGAN – Bupati Katingan, Saiful, S.Pd, M.Si memimpin Rapat Koordinasi dalam rangka mendukung program nasional swasembada jagung yang dilaksanakan di ruang rapat Bupati Katingan, baru-baru ini.
Rapat tersebut melibatkan pihak Polres Katingan, perangkat daerah, pihak perbankan, perusahaan perkebunan dan kehutanan serta perwakilan kelompok tani.
Dalam arahannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada Polres Katingan atas paparan program nasional yang akan dilaksanakan di daerah.
Dia menegaskan, komitmen Pemerintah Kabupaten Katingan, untuk mendukung penuh upaya mewujudkan swasembada jagung sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan nasional.
“Program ini menjadi langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan impor. Kabupaten Katingan tentu siap mendukung dan berupaya agar pelaksanaannya berjalan optimal,” ujar Saiful.
Berdasarkan paparan dalam rapat, kebutuhan lahan untuk mendukung program tersebut di Katingan diperkirakan mencapai sekitar 350 hektar. Salah satu pendekatan yang didorong adalah metode tumpang sari, yakni penanaman jagung di sela-sela perkebunan kelapa sawit yang telah ada.
Sejalan dengan itu, pemerintah daerah mendorong penguatan pembiayaan bagi petani melalui kolaborasi dengan sektor perbankan.
Dalam rangka mendukung program swasembada jagung melalui metode tumpang sari dan perluasan lahan, kelompok tani akan difasilitasi akses permodalan melalui Himpunan Bank Milik Negara (HIMBARA) dengan skema Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Skema pembiayaan ini diharapkan mampu membantu petani dalam meningkatkan kapasitas produksi, mulai dari penyediaan benih, pupuk, hingga biaya operasional pertanian, sehingga target peningkatan produksi jagung dapat tercapai secara bertahap.
“Kami sangat mengharapkan, peran aktif perbankan, khususnya HIMBARA, dalam mendukung pembiayaan melalui KUR. Ini penting agar kelompok tani memiliki akses modal yang cukup untuk meningkatkan produksi. Saya, juga mengajak perusahaan – perusahaan yang beroperasi di Katingan, baik di sektor perkebunan maupun kehutanan, untuk berkontribusi dalam penyediaan lahan serta mendukung implementasi program di lapangan,” ujar Saiful. (ndi)



