KONI dan PBSI Seruyan Matangkan Persiapan Turnamen Bulutangkis Piala Bupati 2025

koni
Wakil Ketua II KONI kabupaten Seruyan M.Yadi Mu'at saat memimpin rapat persiapan turnamen bulutangkis Piala Bupati Seruyan. Foto: Ist

KUALA PEMBUANG – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Seruyan bersama Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Seruyan mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Turnamen Bulutangkis Piala Bupati Seruyan 2025. Rapat persiapan digelar pada Rabu (22/10/2025) malam di Sekretariat KONI Seruyan.

Rapat tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua II KONI Kabupaten Seruyan sekaligus Ketua Pekan Olahraga KONI (POK) Seruyan, M. Yadi Mu’at. Ia didampingi Sekretaris Mochamad Siti Rachmatul Aziza, M.Pd., Bendahara Pandi, serta dihadiri Ketua PBSI Seruyan Mulyono bersama jajaran pengurus.

Suasana rapat berlangsung hangat dan penuh semangat, mencerminkan komitmen seluruh pihak untuk menyukseskan ajang olahraga bergengsi yang menjadi bagian dari rangkaian Pekan Olahraga KONI (POK) 2025.

Yadi Mu’at menegaskan, turnamen bulutangkis Piala Bupati Seruyan tidak hanya menjadi ajang kompetisi dan prestasi, tetapi juga sebagai sarana menjaring bibit-bibit atlet muda potensial dari seluruh wilayah Kabupaten Seruyan.

“Turnamen ini diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet muda berbakat yang dapat dibina secara berkelanjutan,” ujarnya.

Turnamen rencananya akan digelar pada 17 hingga 23 November 2025. Panitia saat ini tengah menyiapkan berbagai aspek teknis, mulai dari kesiapan venue, perangkat pertandingan, hingga mekanisme pendaftaran peserta, guna memastikan pelaksanaan berjalan lancar dan kompetitif.

Adapun kategori yang akan dipertandingkan meliputi kelompok umur putra-putri U-15, U-17, U-19, serta kategori umum beregu putra. Pembagian kategori tersebut diharapkan dapat menciptakan persaingan yang seimbang sesuai dengan kemampuan peserta.

Melalui penyelenggaraan Turnamen Bulutangkis Piala Bupati Seruyan 2025, KONI dan PBSI Seruyan optimistis dapat meningkatkan gairah olahraga di tengah masyarakat sekaligus memperkuat pembinaan atlet daerah.

“Turnamen ini bukan sekadar mencari juara, tetapi juga membangun sportivitas, kebersamaan, dan semangat berprestasi,” pungkas M. Yadi Mu’at. (*/cen)