fbpx

Pantarlih Kembali Menemukan Pemilih Diatas 100 Tahun di Kota Palangka Raya

pemilih
Mukayat yang berusia 103 tahun saat dilakukan coklit di rumahnya. Foto:Ist

PALANGKA RAYA – Memasuki hari kesepuluh pencocokan dan penelitian (Coklit) pemilih pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah serta Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palangka Raya dalam Pemilihan Serentak Tahun 2024, pada tanggal Rabu (3/7/2024) pukul 09.00 WIB, KPU Kota Palangka Raya telah menemukan kembali pemilih yang usianya 103 tahun yaitu Mukayat.

Pemilih usia diatas 100 tahun itu tinggal di Kelurahan Petuk Katimpun RT. 03/ RW. 02, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah. Pria kelahiran tanggal 8 April 1922 yang masih terlihat sehat dan kuat melakukan aktivitas keseharian, dan dia didampingi istrinya bernama Paini yang berusia 72 saat dicoklit oleh Pantarlih.

“Saya menanyakan beberapa hal kepada Mukayat terkait keseharian aktivitasnya, dan bisa dijawab dengan lancar dan jelas,” kata Komisioner KPU Kota Palangka Raya Trasmiato.

Pada kesempatan tersebut Komisioner KPU Kota Palangka Raya Trasmiato menyampaikan, bahwa coklit dengan usia di atas 100 Tahun telah ditemukan kali kedua setelah Parin dari wilayah Kelurahan Tumbang Tahai Kecamatan Bukit Batu Kota Palangka Raya Provinsi Kalimantan Tengah beberapa waktu lalu dengan usia 106 Tahun, selanjutnya 20 hari kedepan menuju tanggal 24 Juli 2024 apakah masih ada yang ditemukan Pemilih di atas 100 Tahun, belum ada info selanjutnya.

“Kita berharap kedua pria yang telah di coklit ini nanti di tanggal 27 November 2024, bisa menyampaikan hak pilihnya dengan masih sehat dan bugar, Ini menandakan angka harapan hidup warga Kota Palangka Raya, masih ada di atas rata-rata,” lugasnya.

Dalam kesempatan ini, ia berharap selama proses coklit ini berjalan, warga kota Palangka Raya dapat mengecek apakah sudah dicoklit atau belum, kalau belum dapat menghubungi Ketua RT atau PPS Kelurahan setempat, agar tidak ada lagi warga Kota Palangka Raya yang tertinggal di coklit.

“Diharapkan juga masyarakat dapat menginformasikan kepada warga lainya terkait kegiatan Coklit ini serta tidak ada keraguan untuk menerima petugas pantarlih yang berkunjung ke tempat tinggal kita, dengan mengenali petugas pantarlih Pilkada Tahun 2024 yaitu memakai Topi, Rompi, dan ID Card, serta setelah selesai coklit petugas pantarlih menempelkan Stiker coklit di depan rumah sebagai bukti telah di coklit,” pungkasnya. (rdi/cen)

DMCA.com Protection Status