PALANGKA RAYA – Kepemimpinan baru Universitas Palangka Raya (UPR) diharapkan mampu melanjutkan berbagai capaian yang telah diraih sekaligus meningkatkan kualitas UPR ke depan.
Harapan tersebut disampaikan Wakil Rektor I Bidang Akademik UPR, Dr. Natalina Asi, M.A. Menurutnya, berbagai hal positif yang telah dicapai UPR selama ini perlu dilanjutkan dan dikembangkan agar universitas tersebut semakin berkualitas.
“Semua yang dicapai itu bisa dilanjutkan ke arah yang lebih baik. Karena UPR perlu ditingkatkan, sehingga menjadi yang namanya kita bangga, berarti secara kualitas dia juga harus ditingkatkan,” ujar Natalina saat menghadiri pelantikan Rektor terpilih UPR periode 2026–2030, Prof. Dr. Bhayu Rhama, S.T., M.B.A., Ph.D, Senin (05/10/2026) di Jakarta.
Dia berharap kepemimpinan baru UPR dapat membawa perubahan positif dan meningkatkan posisi serta kualitas universitas.
“Kita berharap seperti itu. Tapi ya semuanya kan proses, by process. Jadi ada proses yang harus dijalani, apalagi pemimpin baru, dia perlu adaptasi,” kata Natalina yang juga salah satu calon rektor UPR.
Menurut Natalina, masa awal kepemimpinan menjadi momentum bagi pemimpin baru untuk memahami kondisi UPR saat ini, termasuk berbagai tantangan yang harus dihadapi dalam upaya meningkatkan kualitas perguruan tinggi.
“Paling tidak mereka bisa memahami posisi UPR sekarang untuk ke depannya boleh lebih baik,” tuturnya.
Natalina menegaskan, peningkatan kualitas UPR membutuhkan proses dan tidak dapat dilakukan secara instan. Karena itu, kepemimpinan baru diharapkan mampu menjalankan proses tersebut secara bertahap dengan tetap melanjutkan hal-hal baik yang telah dicapai sebelumnya.
Dengan kepemimpinan baru dan dukungan seluruh sivitas akademika, UPR diharapkan semakin berkembang serta mampu meningkatkan kualitas dan daya saingnya di masa mendatang. (cen)



