DPRD Seruyan Minta Nakes dan Guru Tidak Dijadikan Sebagai Pj Kades

Anggota DPRD Seruyan Arahman.

KUALA PEMBUANG-Kalangan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Seruyan meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan agar tidak mengangkat tenaga kesehatan (Nakes) atau guru menjadi Penjabat (Pj) Kades, hal ini dikatakan salah seorang Anggota DPRD Seruyan Arahman.

Arahman mengatakan, tenaga kesehatan maupun guru tidak seharusnya   diangkat menjadi Pj Kades guna mengisi kekosongan pada pemerintah desa.

“Drinya mengharapkan Bupati tidak menjadikan Nakes itu sebagai Pj Kades, jadi selama ini ada dua yang seharusnya tidak dilakukan Pj Kades dari Nakes dan Guru,” kata Arahman, Rabu 29 Maret 2023.

Menurut politisi Demokrat ini, berdasarkan data di Kabupaten Seruyan sendiri saat ini Dinas Pendidikan (Disdik) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) masih kekurangan kekurangan guru dan tenaga medis.

“Menurut data yang ada disini, kita kan masih kekurangan, dimana 20 persen kekurangan nakes, 30 persen kekurangan guru kita. Kenapa mereka ini dijadikan Pj Kades itu yang menjadi pertanyaan lagi,”katanya.

Menurutnya, kebijakan yang diambil oleh Bupati Seruyan dengan pengangkatan Nakes dan guru menjadi Pj Kades merupakan kebijakan yang salah dan tidak sesuai.

“Jadi salah kebijakan menurut kami, pokoknya dimana-mana kalau bukan nakes yah guru, sebenarnya kan nasih banyak pegawai negeri yang lain, yang dari kecamatan dan dari dinas bisa saja dioper kesana,” pungkasnya. (yad)