DPRD Palangka Raya Ingatkan Bahaya Anak Lengah Selama PJJ

DPRD Palangka
Wakil Ketua II Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Sri Ani Rintuh. Foto: IST

PALANGKA RAYA – Pembelajaran jarak jauh (PJJ) di tengah kondisi kabut asap menjadi perhatian Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palangka Raya. Orang tua, diminta tidak melepas pengawasan terhadap anak, baik dalam mengikuti kegiatan belajar dari rumah maupun saat beraktivitas di luar rumah.

Wakil Ketua II Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Sri Ani Rintuh mengatakan, pendampingan orang tua sangat dibutuhkan agar anak tetap disiplin mengikuti pembelajaran, menyelesaikan tugas dari guru serta tidak mengabaikan kewajiban belajar meski tidak datang langsung ke sekolah.

“Peran orang tua sangat penting untuk mengawasi anak-anak agar tetap melaksanakan PJJ di rumah, belajar dengan baik serta mengerjakan tugas-tugas yang diberikan guru,” katanya, kemarin.

Menurutnya, pengawasan tetap harus dilakukan meskipun orang tua memiliki kesibukan pekerjaan di luar rumah. Orang tua dapat memantau kegiatan anak dengan menanyakan aktivitas belajar atau menghubungi mereka melalui telepon.

“Walaupun orang tua sedang bekerja di luar rumah, anak-anak tetap bisa dipantau, misalnya dengan menanyakan kegiatan mereka atau menelepon untuk memastikan mereka tetap berada di rumah,” ucapnya.

Sri, juga mengingatkan agar orang tua membatasi aktivitas anak di luar rumah selama kabut asap masih terjadi. Langkah tersebut penting untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap, sekaligus memastikan anak tidak menghabiskan waktu di luar rumah tanpa pengawasan.

“Anak-anak sebaiknya tidak sering keluar rumah, karena kondisi ini dapat membahayakan kesehatan. Apalagi jika tidak menggunakan masker,” ujarnya.

Dia berharap orang tua dapat menjalankan peran secara optimal, tidak hanya memastikan anak mengikuti PJJ dengan serius, tetapi juga menjaga kesehatan mereka selama kondisi kabut asap berlangsung.

Sri menegaskan, kondisi yang mengharuskan pembelajaran dilakukan dari rumah bukan menjadi alasan bagi anak untuk mengabaikan pendidikan. Sebaliknya, kedisiplinan dan keseriusan belajar perlu tetap dijaga agar prestasi anak tidak menurun.

“Tentu kami, harapkan anak-anak kita tetap berprestasi meski saat ini pembelajaran melalui PJJ. Untuk itu, keseriusan dalam mengikuti pembelajaran selama PJJ ini harus benar-benar diawasi oleh orang tua,” pungkasnya. (ifa/abe)