DPRD Barito Utara Apresiasi Pengembangan Bandara HMS, Tapi Soroti Harga Tiket Pesawat yang Melonjak

dprd
Ketua Komisi III DPRD Barito Utara Tajeri. Foto: Ist

MUARA TEWEH – Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Barito Utara dari Fraksi Karya Indonesia Raya, Tajeri, mengapresiasi langkah Bupati Barito Utara yang berencana meningkatkan kualitas dan kapasitas Bandara Haji Muhammad Sidik (HMS).

Dukungan tersebut berkaitan dengan rencana pembangunan fasilitas ruang tunggu VIP dan musala di bandara yang menjadi kebanggaan masyarakat Barito Utara itu.

Menurut Tajeri, sejak mulai beroperasi, Bandara HMS menunjukkan perkembangan yang cukup baik, terutama dari sisi pelayanan kepada masyarakat.

“Ya saya mengakui, Bandara HMS ini sejak beroperasi terus menunjukkan kemajuan perubahan di sisi pelayanan,” ujarnya di Muara Teweh, Selasa (27/1/2026).

Meski demikian, politikus Partai Gerindra itu menyoroti persoalan mahalnya harga tiket pesawat yang dinilai semakin membebani masyarakat.

Ia mengungkapkan harga tiket penerbangan rute Muara Teweh–Banjarmasin saat ini mencapai sekitar Rp1,7 juta per orang.

Padahal, pada awal dibukanya penerbangan Wings Air di rute tersebut, harga tiket hanya berkisar Rp800 ribu dengan dukungan skema penjaminan kursi dari Pemerintah Kabupaten Barito Utara yang disebut berjalan sukses selama satu tahun.

“Harga tiket sekarang mencapai Rp1,7 juta per tiket. Kini bahkan lebih mahal dari tiket penerbangan Banjarmasin ke Jakarta,” katanya.

Menurut Tajeri, jika harga tiket dapat ditekan, peluang menghadirkan maskapai lain untuk melayani rute penerbangan dari Bandara HMS akan semakin terbuka.

Ia optimistis persaingan antar maskapai dapat menciptakan tarif yang lebih terjangkau bagi masyarakat sekaligus memperluas pilihan penerbangan.

“Persaingan yang sehat diharapkan dapat menekan harga tiket dan memberikan pilihan yang lebih terjangkau bagi warga Barito Utara,” tambahnya.

Selain itu, Tajeri juga berharap pemerintah daerah dapat terus meningkatkan infrastruktur dasar Bandara HMS, terutama perpanjangan dan pelebaran runway.

Dengan peningkatan tersebut, ia berharap Bandara HMS ke depan mampu berstatus sebagai bandara nasional sehingga dapat melayani pesawat berbadan besar dan membuka penerbangan langsung dari Muara Teweh menuju Pulau Jawa.

“Saya berharap ada perpanjangan dan pelebaran runway. Dengan harapan ke depan, Bandara HMS bisa menjadi bandara nasional sehingga pesawat berbadan besar dapat melayani penerbangan langsung dari Muara Teweh ke Pulau Jawa,” tandas legislator dari Daerah Pemilihan Barito Utara I tersebut. (tia/cen)