fbpx

Mulut Bayi Dibungkam dan Dilempar dari Ventilasi Kamar Mandi

buang bayi
DK tersangka pembuang bayi yang merupakan anaknya sendiri. Foto:Ardo

PALANGKA RAYA – Setelah melalui serangkaian proses panjang, ibu kandung bayi yang ditemukan meninggal dunia di belakang sebuah kontrakan akhirnya ditetapkan menjadi tersangka.

Polisi menetapkan DK (22) seorang mahasiswi yang terbukti bersalah setelah melalui proses penyidikan dari Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Palangka Raya, Senin (12/09/2022).

DK dengan sengaja menghilangkan nyawa bayi yang merupakan darah dagingnya sendiri. Bayi berjenis kelamin laki-laki ini sengaja dibuangnya setelah melahirkan secara mandiri di toilet kontrakan.

Kasatreskrim Polresta Palangka Raya, Kompol Ronny Matius Nababan, mengatakan jika pihaknya telah menetapkan wanita berinisial DK sebagai tersangka yang juga merupakan ibu kandung dari bayi tersebut.

“Sudah kami tetapkan tersangka dan kini telah di tahan di Rumah Tahanan (Rutan) Mapolresta Palangka Raya,” katanya.

Sebelumnya, disampaikan Ronny, penemuan jasad bayi ini terjadi di Jalan Bukit Raya V, Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Sabtu (10/9/2022) pagi lalu sekitar pukul 09.00 WIB.

Pada dini hari sebelum ditemukan, DK ini mengeluh sakit perut dan pergi ke kamar mandi sekitar pukul 01.00 WIB. Dan, diperkirakan melahirkan sekitar pukul 01.30 WIB.

Pascamelahirkan, suara bayi ini sempat terdangar oleh teman-temannya yang berada pada satu kontrakan. Tapi tersangka menampik dan beralasan sedang buang air di WC.

“Para saksi satu kontrakan ketika itu ada yang mendengar suara bayi, tapi dibantah oleh dia (ibu kandung bayi,red),” katanya.

Lanjutnya, dikarenakan dalam keadaan panik dan takut ketahuan oleh teman-temannya, kemudian DK tak segan membungkam mulut bayi agar tak bersuara kemudian melemparkan bayi tersebut ke belakang rumah melalui ventilasi atas kamar mandi.

Pada pagi harinya, teman DK yang mengetahui adanya seorok bayi di selokan belakang akhirnya menyadari perbuatan pelaku semalam.

Mereka akhirnya mengambil jasad bayi tersebut yang pada saat itu terletak di atas sebuah seng. Namun sayang nyawa bayi laki-laki itu sudah tak dapat terselamatkan

“Bayi yang lahir ini merupakan hasil hubungan gelap diluar pernikahan antara DK dengan kekasihnya bernama GY,” kata Kasatreskrim.

Lanjutnya, dalam perkara ini pihaknya telah memeriksa dan meminta sejumlah keterangan dari enam saksi. Mereka adalah teman-teman dari tersangka yang tinggal bersama di dalam rumah kontrakan tersebut.

“Kita juga sudah melakukan pemanggilan terhadap kekasih dari tersangka,” urainya.

Kepada DK, Polisi menyangkakan Pasal 80 Ayat 3 UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman pidana penjara 15 tahun.

“Atau dan Pasal 341 KUHPidana dengan ancaman hukuman 7 tahun,” tandasnya. (rdo/cen)

BACA JUGA : SADIS!!! Pasangan Kekasih Aniaya Bayi hingga Membiru dan Dibuang di Belakang Rumah Tetangga

BACA JUGA : Ini Hasil Otopsi Bayi Malang yang di Buang Sepasang Kekasih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *