DPRD Barito Utara Dukung Edukasi Bahaya Radikalisme dan Dampak Negatif Media Sosial bagi Pelajar

dprd
Anggota DPRD Barito Utara Wardatun Nur Jamilah. Foto: Ist

MUARA TEWEH – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara dari PPP, Wardatun Nur Jamilah, mendukung pelaksanaan sosialisasi mengenai bahaya intoleransi, radikalisme, terorisme, serta dampak negatif penggunaan media sosial di kalangan pelajar.

Kegiatan tersebut digelar di Aula SMP Negeri 1 Muara Teweh beberapa hari lalu dan diikuti para siswa sebagai upaya meningkatkan pemahaman generasi muda terhadap berbagai potensi ancaman di era digital.

Wardatun Nur Jamilah menilai edukasi seperti itu sangat penting dilakukan sebagai langkah pencegahan sejak dini agar para pelajar memiliki pemahaman yang baik dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat.

Menurutnya, saat ini pelajar sangat mudah mengakses berbagai informasi melalui internet dan media sosial sehingga diperlukan pembekalan pengetahuan agar mereka mampu menyaring informasi dan tidak mudah terpengaruh konten negatif.

“Melalui kegiatan seperti ini, para siswa dapat memahami berbagai risiko yang ada di dunia digital, termasuk bahaya paham intoleransi, radikalisme, dan terorisme. Mereka juga diingatkan lebih bijak menggunakan media sosial maupun bermain game online,” ujar sekretaris Fraksi Aspirasi Rakyat tersebut, Sabtu (7/3/2026).

Ia menambahkan, penguatan pendidikan karakter, nilai-nilai toleransi, serta rasa cinta tanah air harus terus ditanamkan kepada para pelajar agar memiliki benteng moral yang kuat dan tidak mudah terpengaruh paham yang bertentangan dengan nilai kebangsaan.

Wardatun juga menekankan pentingnya peran bersama antara sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam memberikan pengawasan serta pendampingan kepada pelajar, terutama terkait penggunaan media sosial dan aktivitas digital lainnya.

Selain itu, ia turut menyoroti persoalan perundungan atau bullying yang masih terjadi di lingkungan sekolah dan dapat berdampak terhadap kondisi psikologis siswa.

Menurutnya, persoalan tersebut harus menjadi perhatian bersama agar lingkungan pendidikan menjadi tempat yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan peserta didik.

Ia berharap kegiatan sosialisasi serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak sekolah di Kabupaten Barito Utara.

“Dengan semakin banyak pelajar mendapatkan edukasi, generasi muda kita dapat tumbuh menjadi pribadi berkarakter, toleran, serta memiliki kesadaran kebangsaan yang kuat,” pungkasnya. (tia/cen)