NANGA BULIK – Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra memberikan kabar gembira bagi warga Lamandau dengan menjanjikan keberlanjutan program hiburan dan peningkatan pendapatan bagi UMKM di Lamandau.
“Saya pastikan akan terus ada hiburan beberapa bulan sekali. Itu untuk memajukan ekonomi daerah kita,” kata Bupati saat didampingi Wakil Bupati Abdul Hamid pada gelaran Bazar Lamandau Tahun 2026, kemarin.
Pihak pemkab sangat senang melihat antusias masyarakat dan jajaran pejabat daerah dan tokoh masyarakat yang mendukung pelaku UMKM Lamandau.
Acara yang dipusatkan di Alun-alun Kota Nanga Bulik ini berlangsung sangat meriah. Juga menjadi magnet bagi ribuan warga yang datang berbondong-bondong dari berbagai pelosok daerah.
Pembukaan ini, sekaligus menandai dimulainya pesta rakyat tahunan yang telah lama dinanti – nantikan oleh masyarakat setempat, sebagai wadah hiburan, sekaligus ajang silaturahmi akbar.
Dalam sambutannya di atas panggung utama, Bupati Rizky Aditya Putra memberikan, penekanan khusus mengenai transparansi sumber pendanaan kegiatan tersebut.
Ia menyatakan, dengan tegas di hadapan publik, bahwa seluruh rangkaian penyelenggaraan Bazar Lamandau 2026 sama sekali tidak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Lamandau.
“Kegiatan ini tanpa APBD Kabupaten Lamandau. Saya berharap, masyarakat semua bisa menikmati hiburan ini dan berbelanja di kuliner yang ada di Bazar Lamandau,” ucap Rizky saat menyampaikan arahannya.
Hal ini, menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam merangkul mitra dan sektor swasta untuk tetap menghadirkan acara berkualitas bagi masyarakat tanpa mengganggu anggaran rutin daerah.
Bupati, juga memberikan imbauan penting. Terkait keamanan dan ketertiban selama acara berlangsung.
Ia meminta, seluruh pengunjung dan pedagang untuk bersama-sama menjaga kondusivitas serta kebersihan lingkungan Alun-alun, agar suasana pesta rakyat tetap nyaman bagi semua kalangan yang hadir, mulai dari anak-anak hingga lansia.
Selain sebagai sarana hiburan, Bupati menjelaskan, bahwa kegiatan semacam ini merupakan strategi jangka panjang untuk memperkuat struktur ekonomi kerakyatan.
“Dengan adanya perputaran uang yang masif di sektor kuliner dan UMKM selama bazar, diharapkan kesejahteraan para pedagang lokal dapat meningkat secara signifikan,” imbuhnya. (han/abe)


