Diduga DBD Menyebar di Mendawai, Dinkes dan Puskesmas Turun Tangan

dbd
Petugas dinkes dan puskesmas turun langsung ke lapangan, respons laporan warga akibat adanya indikasi penyebaran wabah DBD di Jalan Mendawai Induk Ujung, Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Jumat (23/1/2026). Foto: Ricky Theodorus

PALANGKA RAYA – Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya bersama UPTD Puskesmas Bukit Hindu bergerak cepat menindaklanjuti laporan warga terkait dugaan penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) di kawasan Kompleks Mendawai, Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya.

Sedikitnya tujuh hingga sembilan warga dilaporkan mengalami gejala demam yang mengarah pada DBD. Laporan masyarakat menyebutkan sejumlah warga mengalami keluhan kesehatan berupa demam tinggi, sakit kepala, pusing, nyeri otot dan sendi, hingga tubuh terasa lemas.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Kesehatan bersama Puskesmas Bukit Hindu melakukan pengecekan langsung ke lapangan, Jumat (23/1/2026) siang, sebagai langkah awal antisipasi penyebaran wabah.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, Riduan, menjelaskan bahwa dari tujuh warga yang sempat menjalani perawatan, tiga orang telah dipulangkan karena kondisinya membaik. Sementara itu, empat warga lainnya masih menjalani perawatan dan menunggu hasil pemeriksaan lanjutan dari pihak rumah sakit.

“Untuk sementara, tiga warga yang sudah dipulangkan belum mengarah ke DBD dan didiagnosis sebagai demam febris. Sementara empat lainnya masih menunggu hasil pemeriksaan dari rumah sakit,” ujar Riduan.

Sementara itu, Kepala UPTD Puskesmas Bukit Hindu Palangka Raya, Hellyana, yang turut mendampingi peninjauan lapangan, menyampaikan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menerima informasi lanjutan terkait hasil diagnosis maupun perkembangan kondisi empat pasien yang masih dirawat.

Sebagai langkah pencegahan, Dinas Kesehatan bersama Puskesmas Bukit Hindu telah mengintensifkan edukasi kepada masyarakat mengenai penerapan pola hidup bersih dan sehat (PHBS). Warga diimbau rutin menguras dan menutup tempat penampungan air, membersihkan lingkungan sekitar rumah, serta memastikan ventilasi rumah tetap baik guna mengurangi potensi berkembang biaknya nyamuk.

Riduan juga mengingatkan masyarakat agar tidak menunda pemeriksaan kesehatan apabila mengalami gejala seperti demam tinggi mendadak, sakit kepala, pusing, nyeri otot dan sendi, atau tubuh terasa lemas.

“Masyarakat kami minta segera memeriksakan diri ke puskesmas terdekat agar dapat ditangani lebih cepat dan mencegah kondisi yang lebih serius,” tegasnya.

Dengan respons cepat dari Dinkes dan Puskesmas, pemerintah daerah berharap potensi penyebaran DBD di kawasan Mendawai dapat ditekan sejak dini. (ter/cen)