PALANGKA RAYA – Warga di kawasan Jalan Kakatua, Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, digegerkan dengan penemuan jenazah seorang pria paruh baya di dalam rumahnya, Rabu (8/4/2026) pagi.
Korban berinisial AW (56) ditemukan dalam kondisi mengenaskan di dalam kamar mandi rumahnya. Ia diduga telah meninggal dunia selama sekitar tiga hari sebelum akhirnya ditemukan.
Peristiwa ini terungkap setelah pihak keluarga merasa curiga karena korban tidak dapat dihubungi sejak Senin (6/4/2026). Adik korban berinisial DA kemudian mendatangi rumah tersebut untuk memastikan kondisi korban.
Saat tiba di lokasi, saksi mencium aroma tidak sedap yang menyengat dari dalam rumah. Setelah pintu dibuka, korban ditemukan dalam posisi duduk di atas kloset dan sudah tidak bernyawa.
Saksi bersama pengurus RT setempat kemudian segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.
Petugas kepolisian bersama relawan langsung menuju lokasi setelah menerima laporan. Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), petugas melakukan pengamanan area serta berkoordinasi dengan tim Inafis untuk melakukan olah TKP.
Kapolresta Palangka Raya melalui Pamapta II SPKT, Ipda Rakhmad Razib, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar tiga hari sebelum ditemukan.
Hal tersebut diperkuat dari kondisi jasad yang telah mengalami pembusukan lanjut.
“Teridentifikasi dari kondisi jasad yang telah mengelupas, menghitam, bagian perut mengeras, serta sudah terdapat belatung,” ungkapnya.
Dari hasil visum luar yang dilakukan oleh tim medis forensik di RSUD dr. Doris Sylvanus, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Polisi memastikan tidak terdapat indikasi tindak pidana dalam peristiwa tersebut.
“Diduga korban meninggal dunia akibat penyakit yang dideritanya, mengingat tidak ditemukan unsur kekerasan. Korban diketahui memiliki riwayat penyakit jantung dan hipertensi,” jelas Rakhmad.
Setelah proses identifikasi dan olah TKP selesai, jenazah korban dievakuasi menggunakan kantong jenazah dan dibawa ke ruang jenazah RSUD dr. Doris Sylvanus untuk keperluan visum.
Selanjutnya, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kepedulian terhadap lingkungan sekitar, terutama bagi warga yang tinggal sendiri. Aparat kepolisian juga mengimbau masyarakat agar segera melapor jika menemukan hal mencurigakan guna mencegah kejadian serupa. (ter/cen)



