BANJARBARU – Menyambut arus mudik dan meningkatnya mobilitas masyarakat pada Ramadan hingga Idulfitri 1447 H, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (UID Kalselteng) memastikan kesiapan infrastruktur Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) untuk mendukung perjalanan pengguna kendaraan listrik di wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.
Sebagai bagian dari komitmen mendukung ekosistem kendaraan listrik nasional sekaligus memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan selama bulan suci, PLN UID Kalselteng telah menghadirkan 73 unit SPKLU yang tersebar di 46 lokasi strategis di seluruh wilayah Kalselteng. Keberadaan fasilitas ini diharapkan mampu memudahkan pengguna kendaraan listrik dalam melakukan pengisian daya selama perjalanan.
General Manager PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono, menyampaikan bahwa PLN terus berupaya memastikan kesiapan infrastruktur kendaraan listrik agar masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan lebih nyaman dan ramah lingkungan.
“PLN berkomitmen menghadirkan infrastruktur kendaraan listrik yang andal agar masyarakat yang menggunakan kendaraan listrik dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman, khususnya pada momen Ramadan hingga Idulfitri ketika mobilitas masyarakat meningkat,” kata Iwan.
Menurutnya, keberadaan SPKLU yang tersebar di berbagai wilayah juga menjadi bagian dari upaya PLN dalam mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia sekaligus mendukung transisi energi menuju penggunaan energi yang lebih bersih.
“Kami terus memperluas dan memperkuat jaringan SPKLU di wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah agar pengguna kendaraan listrik semakin mudah menemukan fasilitas pengisian daya, baik untuk aktivitas harian maupun perjalanan jarak jauh,” lanjutnya.
Dari total 73 unit SPKLU yang tersedia, PLN UID Kalselteng menghadirkan beragam spesifikasi pengisian daya untuk menyesuaikan kebutuhan pengguna kendaraan listrik. Terdapat 2 unit ultra fast charging dengan daya 60 kW, 10 unit fast charging dengan daya 25 kW hingga 50 kW, 56 unit medium charging dengan daya 22 kW, serta 5 unit standar charging dengan daya 7 kW.
Iwan menambahkan bahwa jarak antar SPKLU di wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah juga telah dirancang untuk memberikan kenyamanan bagi pengguna kendaraan listrik yang melakukan perjalanan antar daerah.
“Dengan rata-rata jarak antar SPKLU sekitar 41,35 kilometer, infrastruktur yang tersedia saat ini dinilai sudah sangat memadai untuk mendukung perjalanan kendaraan listrik di wilayah Kalselteng, sehingga pengguna tidak perlu khawatir ketika melakukan perjalanan,” tambahnya.
PLN UID Kalselteng juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan aplikasi PLN Mobile guna memudahkan pencarian lokasi SPKLU terdekat sekaligus memantau ketersediaan fasilitas pengisian daya secara real time. Melalui berbagai kesiapan tersebut, PLN berkomitmen menghadirkan layanan kelistrikan yang andal sekaligus mendukung mobilitas masyarakat yang lebih ramah lingkungan selama Ramadan hingga Idulfitri. (adv)



